Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Karena Cenderawasih, Merak Mas Dilepaskan

Arti Peribahasa Karena Cenderawasih, Merak Mas Dilepaskan

Arti Peribahasa Karena Cenderawasih, Merak Mas Dilepaskan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Karena Cenderawasih, Merak Mas Dilepaskan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Karena cenderawasih, merak mas dilepaskan

Setelah mendapatkan sesuatu hal yang baru, yang lama dilepaskan/ditinggalkan.

Kesimpulan

Arti peribahasa karena cenderawasih, merak mas dilepaskan adalah setelah mendapatkan sesuatu hal yang baru, yang lama dilepaskan/ditinggalkan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa karena cenderawasih, merak mas dilepaskan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Sudah masuk angin
Artinya : Perihal suatu perkara yang sudah dicampuri orang lain sehingga tidak benar lagi

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berkubu Sebelum Alah

Apa tampangnya, itulah tumbuhnya
Artinya : Hasil setiap pekerjaan setara dengan usaha yang dilakukan.

Diberi kuku hendak mencengkam
Artinya : Baru diberi kekuasaan sedikit sudah hendak menindas orang lain

Hitam-hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih hampas kelapa dibuang
Artinya : Barang yang buruk tetapi berguna disimpan, sedangkan barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang.

Manusia tahan kias, binatang tahan palu
Artinya : Mengajar manusia dengan sindiran sudah cukup, tetapi mengajar binatang harus dengan pukulan

Di waktu garuda alah oleh ular
Artinya :

  1. Kalimat kiasan terhadap waktu yang telah lalu
  2. zaman dulu kala.

Tinggal sehelai sepinggang
Artinya :

  1. Tinggal pakaian yang melekat pada tubuhnya
  2. Menjadi miskin

Kusut di hujung, lari ke pangkal
Artinya : Jika pembicaraan yang sudah mulai ngelantur, hendaklah segera kembali ke pokok permasalahan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bandot Tua Makan Lalap Muda

Rindu akan jadi batas, maka manis tidak jadi cuka
Artinya : Pergaulan/pertemanan yang sangat erat, namun jika terjadi perselisihan sedikit saja akan membuatnya retak/terpisah.

Ikan dalam keroncong
Artinya : Sudah tidak bisa ditolong lagi. (keroncong = bilik-bilik bubu bagian dalam)

Kera menjadi monyet
Artinya : Sama saja

Hidung laksana kuntum seroja, dada seperti mawar merekah
Artinya : Perihal menyatakan keelokan bentuk hidung dan dada perempuan

Kain dibakar tiada berbau
Artinya : Kemiskinan yang teramat sangat.

Lenggang patah sembilan
Artinya : Gaya melangkah yang lemah lembut/gemulai.

Jika berjumbai tempat bergantung
Artinya : Tanda yang dapat dijadikan puncak penyelidikan.

Lubuk menjadi pantai, pantai menjadi lubuk
Artinya : Segala sesuatu tiada tetap

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berhadap Kasih Mesra, Balik Belakang Lain Bicara

Hang tak kurang sanggul, aku tak kurang tengkolok
Artinya : Hilang satu, ada lagi pengganti yang lain (tentang lelaki dan perempuan).

Berpesan berturuti, harap ada percaya tidak
Artinya : Mempercayakan sesuatu kepada seseorang, tetapi tidak dengan sepenuh hati.

Ular telan babi, cacing yang bengkak perut
Artinya : Iri hati melihat keberuntungan orang lain.

Ada udang di balik batu
Artinya : Ada maksud yang tersembunyi.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Karena Cenderawasih, Merak Mas Dilepaskan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *