Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kata Yang Benar Ditidakkan, Rahmat Tuhan Dilarikan

Arti Peribahasa Kata Yang Benar Ditidakkan, Rahmat Tuhan Dilarikan

Arti Peribahasa Kata Yang Benar Ditidakkan, Rahmat Tuhan Dilarikan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kata Yang Benar Ditidakkan, Rahmat Tuhan Dilarikan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kata yang benar ditidakkan, rahmat Tuhan dilarikan

Tidak mau mengakui kebenaran yang ada.

Kesimpulan

Arti peribahasa kata yang benar ditidakkan, rahmat tuhan dilarikan adalah tidak mau mengakui kebenaran yang ada.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kata yang benar ditidakkan, rahmat tuhan dilarikan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai air mencari jenisnya
Artinya : Memberi nasihat dan ajaran yang sia-sia.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Harta Pulang Ke Tuan

Lamun ada ubi, ubi, tiada ubi, gadung jadilah
Artinya : Jika terpaksa, barang yang kurang baik pun dapat dipergunakan juga.

Siapakah yang mau menghujankan garamnya?
Artinya : Tidak ada orang yang mau menunjukkan aibnya sendiri.

Kurang-kurang bubur, lebih-lebih sudu sudu yang lebih
Artinya :

  1. Perkara kecil yang dibesar-besarkan karena menjadi buah bibir orang
  2. Sedikit pengetahuan, tetapi cakap besar

Tuah melambung tinggi, celaka menimpa, celaka sebesar gunung
Artinya : Berilmu tinggi, tetapi tidak mempunyai pekerjaan yang tetap sehingga hidupnya selalu susah juga

Menjunjung bersenggulung mencencang berlandasan
Artinya : Jika ingin melakukan suatu pekerjaan, sediakanlah lebih dahulu alat-alatnya dengan lengkap

Berhampar lapik, berlicin daun
Artinya : Bermufakat dalam mencari penyelesaian dari suatu permasalahan dengan setulus hati (tanpa menyembunyikan perasaan buruk).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Terlampau Cepat Jadi Lambat

Itik bertaji
Artinya : Sangat penakut, tetapi sombong

Melekatkan kersik ke buluh
Artinya : Melakukan pekerjaan dengan susah payah, tetapi sia-sia

Terpasang jerat halus
Artinya : Terkena muslihat

Langit berkelikir, bumi bertemberang, salah-salah fikir menjadi hamba orang
Artinya : Pemikiran yang menuruti hawa nafsu pada akhirnya hanya akan menjerumuskan kita pada kesengsaraan.

Kecek bagai ketiak ular
Artinya : Pembicaraan yang tiada akhir (tidak mencapai mufakat).

Jarum halus kelindan sutera
Artinya : Tipu muslihat yang sangat halus.

Menambak gunung menggarami laut
Artinya : Memberi pertolongan kepada orang yang sekali-kali tidak memerlukannya

Gajah ditelan ular lidi
Artinya :

  1. Orang berkuasa yang dikalahkan oleh orang kecil/rendahan
  2. perempuan bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.

Telah busuk maka dipeda
Artinya : Berbuat sesuatu yang telah terlambat

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dahi Sehari Bulan

Belanak bermain di atas karang
Artinya : Ombak besar (sehingga ikan belanak yang biasanya senang diam dalam pasir laut, naik ke permukaan laut)

Tak sungguh getah daun, yang sebenarnya getah batang juga
Artinya : Sejahat-jahatnya saudara kandung, masih lebih baik dibandingkan orang lain yang jahat.

Ular berkepala dua
Artinya :

  1. Tidak tentu pihak mana yang didukung
  2. munafik.

Seperti keris makan tuan
Artinya : Merugi/sial karena tipu muslihatnya/tingkah laku buruknya sendiri.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kata Yang Benar Ditidakkan, Rahmat Tuhan Dilarikan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *