Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kayu Yang Besar Jugalah Yang Bersakat

Arti Peribahasa Kayu Yang Besar Jugalah Yang Bersakat

Arti Peribahasa Kayu Yang Besar Jugalah Yang Bersakat

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kayu Yang Besar Jugalah Yang Bersakat

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kayu yang besar jugalah yang bersakat

Orang yang kaya juga yang bertambah kekayaannya. (sakat = benalu, pasilan)

Kesimpulan

Arti peribahasa kayu yang besar jugalah yang bersakat adalah orang yang kaya juga yang bertambah kekayaannya. (sakat = benalu, pasilan)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kayu yang besar jugalah yang bersakat, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Badak makan anak
Artinya : Ayah membuang anaknya karena takut akan musnah kebesarannya (pada raja-raja zaman dahulu)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sayap Patah Bertongkat Paruh

Tidak laku diikat
Artinya : Sesuatu yang tidak berharga.

Tiada berketentuan hulu hilirnya
Artinya : Tidak tentu maksud dan tujuannya

Yang tinggi tampak jauh, yang dekat jolong bersua
Artinya : Dalam suatu usaha/pekerjaan, pemimpinlah yang bertanggung jawab dan dia pulalah yang akan dipuji ataupun dicela.

Siar bakar berpuntung suluh
Artinya : Suatu perkara boleh diputuskan sesudah cukup bukti-bukti dan keterangannya

Bermalam di bawah nyiur pinang orang, kata orang diturut
Artinya : Hendaklah kita mengikuti adat-istiadat negeri yang kita tempati

Apabila tumbuh-nyiur itu patah, tumbuh-nyiur juga akan gantinya
Artinya : Pengganti dari sesuatu yang hilang haruslah yang sama pula.

Segantang tak akan jadi secupak
Artinya : Nasib seseorang tidak akan dapat diubah oleh orang lain.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tidak Berasak Tunas Dari Tunggal

Kacang lupa akan kulitnya
Artinya :

  1. Tidak tahu diri
  2. Lupa akan asalnya

Kepala sama hitam berbulu, pendapat berlain-lain
Artinya : Tiap orang berlain-lain pendapatnya

Walaupun disepuh emas lancung, kilat tembaga tampak
Artinya : Bagaimana pun orang jahat/biadab diajari, tetap saja sifatnya yang jahat/biadab itu akan kelihatan juga.

Ayam tambat disambar elang, padi ditanam tumbuh ilalang
Artinya : Orang yang tertimpa masalah dimana pun ia berada.

Tertelentang berisi air, tertiarap berisi tanah
Artinya : Perihal orang yang terlalu miskin (lemah), tiada berdaya

Lagi lauk lagi nasi
Artinya : Semakin kaya, semakin banyak kenalan (sahabat)

Bagai si buta pergi bergajah
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia. (bergajah = menangkap gajah)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sekain Sebaju, Selauk Senasi

Sebab tiada tahu menari dikatakan tanah lembab
Artinya : Mengatakan alatnya rusak, padahal karena ia tidak mampu mengerjakannya.

Terkalang di mata, terasa di hati
Artinya : Ada sesuatu yang akan dikemukakan, tetapi belum tersampaikan (terkatakan)

Lidah terkalang
Artinya : Tidak dapat membantah permintaan seseorang karena telah berhutang budi dan sebagainya.

Kain sehelai berganti-ganti
Artinya : Perihal sangat miskin suami istri

Harimau memperlihatkan kukunya
Artinya : Orang besar/berkuasa yang memperlihatkan kekuasaannya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kayu Yang Besar Jugalah Yang Bersakat”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *