Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ke Gunung Tak Dapat Angin

Arti Peribahasa Ke Gunung Tak Dapat Angin

Arti Peribahasa Ke Gunung Tak Dapat Angin

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ke Gunung Tak Dapat Angin

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ke gunung tak dapat angin

Gagal mendapatkan keuntungan.

Kesimpulan

Arti peribahasa ke gunung tak dapat angin adalah gagal mendapatkan keuntungan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ke gunung tak dapat angin, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai lobak di pemerunan, bagai kacang tengah dua bulan
Artinya : Anak-anak yang tubuhnya subur, cepat tumbuh besar dan tinggi. (pemerunan = tempat membakar sampah)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dengan Kartu Terbuka

Bertemu teras dengan beliung
Artinya : Dua orang bertengkar yang sifatnya sama-sama keras

Jenguk pandang tindai-tindai, usul-usul asal-asal jangan ditinggalkan
Artinya : Sebelum melakukan suatu pekerjaan, lebih baik diperiksa/diselidiki dahulu agar selamat dan sempurna pekerjaan itu. (tindai-tindai = memperhatikan dengan saksama)

Jika baik ada cacatnya
Artinya : Tidak ada yang sempurna.

Bagai ara hanyut
Artinya : Saling menolong satu sama lain.

Menconteng arang di muka
Artinya : Memberi malu

Walaupun setandan bagi kepala, namun untung berkelainan
Artinya : Rezeki setiap orang berbeda-beda.

Sambang penuh jala terletak, laut kering ikan terhempas
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan yang hasilnya sangat memuaskan.

Tinggal jangat pembalut tulang
Artinya : Sangat kurus.

Hati yang ringan meringankan beban yang berat
Artinya : Semua pekerjaan yang dilakukan dengan kerelaan hati, niscaya akan terasa mudah.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Semak-semak Disaingi, Rimbun-rimbun Ditutuh

Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan
Artinya : Tetap tidak berubah selamanya (tentang adat)

Belum punya kuku hendak mencubit
Artinya : Belum mempunyai kekuasaan sudah hendak mencari-cari kesalahan orang

Bagai kambing dihalau ke air
Artinya : Orang yang enggan melakukan suatu pekerjaan.

Ugut-ugut beruk saja
Artinya : Menunjukkan keberanian terhadap orang yang takut kepadanya.

Dari telaga yang jernih, tak akan mengalir air yang keruh
Artinya : Dari sifat orang yang mulia, tidak akan muncul budi bahasa dan perilaku yang kasar/tidak baik.

Berlidah di lidah orang
Artinya : Hanya menurut perkataan orang saja

Berhakim kepada beruk
Artinya :

  1. Meminta pengadilan kepada orang yang tamak niscaya akan rugi
  2. Minta keadilan (pertimbangan) kepada orang yang rakus
Baca Juga :  Arti Peribahasa Ular Berlingkar Di Gulungan Tikar

Tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang
Artinya : Orang yang kecil dan hina hendak mendekat kepada orang besar dan mulia, nyatanya kelihatan takut dan malu

Kura-kura kakinya tiada basah
Artinya : Mendapatkan keuntungan tanpa perlu bersusah-payah.

Bagai bulan empat belas
Artinya : Kecantikan yang luar biasa dari seorang wanita.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ke Gunung Tak Dapat Angin”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *