Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kelebihan Ikan Radai, Kelebihan Manusia Akal

Arti Peribahasa Kelebihan Ikan Radai, Kelebihan Manusia Akal

Arti Peribahasa Kelebihan Ikan Radai, Kelebihan Manusia Akal

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kelebihan Ikan Radai, Kelebihan Manusia Akal

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kelebihan ikan radai, kelebihan manusia akal

Segala sesuatu ada kelebihannya masing-masing. (radai = sirip)

Kesimpulan

Arti peribahasa kelebihan ikan radai, kelebihan manusia akal adalah segala sesuatu ada kelebihannya masing-masing. (radai = sirip)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kelebihan ikan radai, kelebihan manusia akal, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Jangan diperlelarkan timba ke perigi, kalau tak putus genting
Artinya : Janganlah dibiasakan berbuat jahat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Ketiak Ular, Panjang Lanjut

Jauhari juga yang mengenal manikam
Artinya : Orang yang bijaksana juga yang mengetahui keelokan dari suatu ilmu pengetahuan.

Seperti kera dapat bunga
Artinya : Tiada dapat menghargai keindahan (jasa, nilai, dan sebagainya)

Lain orang memperanakkan, lain orang dipanggil bapa
Artinya :

  1. Balasan yang tidak pada tempatnya
  2. lain orang yang berbuat baik, lain pula orang yang mendapatkan penghargaan/imbalan.

Serumpun bagai serai, selubang seliang bagai tebu
Artinya : Bersatu hati-hati dalam segala hal

Malu makan, perut lapar
Artinya : Segan/enggan untuk berusaha maka tidak akan memperoleh kemajuan/keuntungan/kesenangan.

Jangan berebutkan tembikar pecah
Artinya : Janganlah berkelahi karena memperebutkan sesuatu yang tidak ada gunanya.

Tak pernah masuk gelanggang bergoyang
Artinya : Orang kampung/desa yang masuk ke rumah orang ternama/besar.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dendang Menggonggong Telur

Jikalau kita duduk di atas ciau emas sekalipun, namun hati tiada senang juga
Artinya : Jika hati memang tiada suka, walau bagaimanapun senangnya, pasti tidak akan menyenangkan. (ciau = tilam tempat duduk)

Ditakik getah di daun
Artinya : Hidup dalam kemelaratan.

Salah wesel
Artinya : Orang yang salah mengerti dalam membicarakan orang lain.

Tidak dibawa orang makan sejambar
Artinya : Orang yang dikucilkan karena keadaan atau perbuatannya.

Kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya
Artinya : Lebih baik menunggu dengan tenang apa yang akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil

Tidak hujan lagi becek, ini pula hujan
Artinya : Sedangkan kita tidak berbuat saja disangka orang, terlebih pula kalau kita benar-benar berbuat

Di muka di puncak hidung
Artinya : Dekat sekali di depan orang

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ibarat Bunga, Sedap Dipakai Layu Dibuang

Tiada kayu janjang dikeping
Artinya : Suatu hal yang tidak dapat ditangguhkan, kalau tidak, akan mendatangkan malu

Melangkahi ular
Artinya : Melakukan sesuatu yang berbahaya

Di mana tembilang terentak, di situlah cendawan tumbuh
Artinya : Di mana perkara atau perselisihan tumbuh, di situlah diselesaikan

Searah bertukar jalan
Artinya : Sama maksudnya, tetapi berlainan cara mencapainya

Bermayang-mayang menjadi mumbang
Artinya : Selalu keguguran bila sudah mengandung.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kelebihan Ikan Radai, Kelebihan Manusia Akal”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *