Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ketika Gagak Putih, Bangau Hitam

Arti Peribahasa Ketika Gagak Putih, Bangau Hitam

Arti Peribahasa Ketika Gagak Putih, Bangau Hitam

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ketika Gagak Putih, Bangau Hitam

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ketika gagak putih, bangau hitam

Kiasan pada zaman yang sudah silam.

Kesimpulan

Arti peribahasa ketika gagak putih, bangau hitam adalah kiasan pada zaman yang sudah silam.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ketika gagak putih, bangau hitam, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Hilang geli karena gelitik
Artinya : Kecanggungan akan hilang apabila telah menjadi kebiasaan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Itik Bertaji

Apa payahnya menawakkan bibir atas bawah
Artinya : Mudah dalam berbicara, tetapi susah untuk mengerjakannya. (menawakan = menaupkan)

Sial bercampur malang
Artinya :

  1. Bernasib naas
  2. sangat sial.

Kerap sang berudu hendak berenang di laut lebar, awak masih juga di kubangan
Artinya : Menghendaki sesuatu yang mustahil.

Tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga
Artinya :

  1. Tidak betah tinggal di perantauan
  2. Orang yang meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga

Laksana batang manau, seribu kali embat haram tak putus
Artinya : Sangat kuat dan kokoh. (manau = rotan besar) (embat = pukul)

Seperti anak panah lepas dari busurnya
Artinya : Melaju sangat kencang.

Panas tidak sampai petang
Artinya : Bertambah susah

Badai makan anak
Artinya : Seorang ayah yang membuang anaknya karena takut kebesarannya hilang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Angkuh Terbawa, Tampan Tertinggal

Berkocak tanda tak penuh
Artinya : Orang yang banyak bicara menandakan kurang pengetahuannya

Lupak jadi perigi
Artinya : Naik derajat (kedudukan) seperti orang miskin menjadi kaya

Sebagai petai sisa pengait
Artinya : Tidak berguna sama sekali

Kain basah kering di pinggang
Artinya : Miskin sekali

Anak halal zadah
Artinya : Tidak memiliki status apapun.

Hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing
Artinya :

  1. Perihal orang berlaki istri yang berkasih-kasihan
  2. Perihal orang bersahabat yang setia dan saling menolong

Laksana burung diam dalam sangkar
Artinya : Orang yang hidupnya terikat dengan sesuatu.

Jika ada padi berhampalah, jika ada hati berasalah
Artinya : Siapa yang merasa tersindir, maka kemungkinan dialah yang berbuat sebagaimana sesuatu yang disindirkan itu.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hendak Bersunting Bunga Yang Belum Diseri Kumbang

Sepandai-pandai mencecang, landasan juga yang akan habis
Artinya : Betapa pun baiknya orang yang menumpang di rumah orang lain, pasti akan merugikan juga dalam hal tertentu terhadap orang yang ditumpanginya.

Patah kemudi dengan bam nya
Artinya :

  1. Putus harapan
  2. Tidak ada harapan sama sekali

Seperti anai-anai makan kayu
Artinya : Mengerjakan suatu pekerjaan dengan sangat tekun.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ketika Gagak Putih, Bangau Hitam”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *