Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kotor Dicuci, Berabu Dijentik

Arti Peribahasa Kotor Dicuci, Berabu Dijentik

Arti Peribahasa Kotor Dicuci, Berabu Dijentik

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kotor Dicuci, Berabu Dijentik

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kotor dicuci, berabu dijentik

Sesuatu yang buruk/tidak ada faedahnya hendaklah dibuang/disingkirkan supaya tidak mendatangkan masalah kelak.

Kesimpulan

Arti peribahasa kotor dicuci, berabu dijentik adalah sesuatu yang buruk/tidak ada faedahnya hendaklah dibuang/disingkirkan supaya tidak mendatangkan masalah kelak.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kotor dicuci, berabu dijentik, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Terang kabut, teduhlah hujan
Artinya : Sudah merasa tenang kembali setelah kesusahannya berlalu.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Layu Bunga Digenggam, Layu Rumput Di Halaman

Buta baru celik melihat
Artinya : Menjadi sombong karena beroleh kekayaan (pangkat dan sebagainya)

Kecil jangan di sangka anak, besar jangan disangka bapa
Artinya : Pengetahuan dan kelebihan itu bukan hanya pada orang yang sudah tua saja, tetapi juga pada orang yang masih muda.

Tak menghangat mendingin
Artinya : Tidak menghiraukan/tidak peduli.

Seberapa panjang sarungnya begitulah panjang matanya
Artinya : Perangai yang baik ataupaun jahat dapat menunjukkan sedikit atau banyaknya ilmu seseorang.

Hilang kabus, teduh hujan
Artinya : Telah senang (aman dan sebagainya) kembali sehabis menderita kesusahan dan sebagainya

Beraja di hati, bersultan di mata
Artinya : Menuruti kehendak sendiri.

Duduk di dalam tabir langit-langit, berbau tembelang
Artinya : Orang yang sangat jarang keluar rumah, tetapi tabiat buruknya telah tersiar/terdengar kemana-mana.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Mata Memandang Apa Hendak Sakit, Bahu Memikul Timpa Perasaan

Besar kapal besar gelombang
Artinya : Makin tinggi pangkatnya atau makin besar perniagaannya, makin banyak pula risikonya

Lebai berjanggut kambing pun berjanggut juga
Artinya : Pakaian dan rupa orang bisa saja mirip, tetapi kedudukannya berlainan.

Gar-gar, kata gelegar, rasuk juga yang menahannya
Artinya : Memang mudah untuk memerintah orang agar melakukan berbagai hal, tetapi yang sulit adalah mengerjakannya sendiri.

Bercabang bagai lidah biawak
Artinya : Kata-kata yang tidak dapat dipercaya.

Dimandikan dengan air segeluk
Artinya :

  1. Pujian yang tidak ada artinya
  2. pertolongan yang tidak mencukupi/kurang.

Kera menegurkan tahinya
Artinya : Membukakan kehinaan sendiri

Sigai dua segeragai
Artinya : Suatu perkara yang bersangkut paut dengan perkara yang lain

Baca Juga :  Arti Peribahasa Apa Gunanya Kemenyan Sebesar Tungku Kalau Tidak Dibakar

Bagai aur bergantung ke tebing, bagai tebing bergantung ke aur
Artinya : Menyerahkan diri kepada nasib.

Lulus jarum lulus kelindan
Artinya : Jika maksud yang satu sudah tercapai maksud yang lain dapat diharapkan tercapai pula

Belum sekuku
Artinya : Sangat sedikit.

Bak manik putus tali
Artinya : Air mata yang bercucuran.

Ditembak dengan peluru petunang
Artinya : Perundingan yang berhasil baik.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kotor Dicuci, Berabu Dijentik”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *