Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kuah Tertunggang Ke Nasi, Nasi Akan Dimakan Juga

Arti Peribahasa Kuah Tertunggang Ke Nasi, Nasi Akan Dimakan Juga

Arti Peribahasa Kuah Tertunggang Ke Nasi, Nasi Akan Dimakan Juga

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kuah Tertunggang Ke Nasi, Nasi Akan Dimakan Juga

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kuah tertunggang ke nasi, nasi akan dimakan juga

Perkawinan antar kaum keluarga/kerabat sendiri.

Kesimpulan

Arti peribahasa kuah tertunggang ke nasi, nasi akan dimakan juga adalah perkawinan antar kaum keluarga/kerabat sendiri.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kuah tertunggang ke nasi, nasi akan dimakan juga, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai perian pecah
Artinya : Suara yang sember (tidak merdu)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia

Seperti tudung dengan delamak
Artinya : Tidak dapat bercerai lagi.

Sirih pulang ke gagang
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Kembali seperti semula

Mahal imam murahlah kitab, mahal demam murah sakit
Artinya : Siapa pun tidak suka merasakan sakit (penyakit), tetapi hal itu memang tidak dapat dielakkan.

Ditebuk dikerobok tikus
Artinya : Sudah hilang kegadisannya (sudah tidak gadis lagi)

Kuah tumpah ke nasi
Artinya :

  1. Anak yang dikawinkan dengan kemenakan
  2. sesuatu yang sudah sewajarnya.

Hendak pergi berotan jangan takut onaknya
Artinya : Hendak melakukan suatu pekerjaan besar, maka janganlah takut untuk menghadapi percobaan/kesulitan-kesulitan di dalamnya.

Untung bagai untung kapas
Artinya : Orang yang banyak penanggungannya.

Dulu besi, sekarang timah
Artinya : Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dihentak Alu Luncung

Yang terkalang-kalang di mata, yang terasa-rasa di hati
Artinya : Suatu keinginan yang baik hendaknya berusaha untuk dapat diwujudkan agar dapat hidup bahagia/tenang.

Membangkit batang terendam
Artinya :

  1. Mengangkat kembali nama orang yang sudah lama hilang dari ingatan
  2. Mengadakan (memunculkan) sesuatu yang telah lama hilang (seperti mengangkat penghulu yang telah lama tidak ada)
  3. Mengulangi perkara yang sudah lama dilupakan

Laut mana yang tak berombak, bumi mana yang tak ditimpa hujan
Artinya : Bagaimanapun manusia tidak akan luput dari kekhilafan (kesalahan)

Sedikit kerja banyak beruntung
Artinya : Perihal orang yang sangat malas.

Berkuah air mata
Artinya : Menderita.

Kilat di dalam kilau, kabus di dalam hujan
Artinya : Dalam suatu tutur kata atau tingkah laku tercantum suatu maksud/tujuan tersembunyi.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Tak Lapuk Oleh Hujan, Tak Lekang Oleh Panas

Padi dikebat dengan daunnya
Artinya : Mengusahakan sesuatu dengan modal sendiri

Bagai bertanak di kuali
Artinya : Bermurah hati kepada orang lain sehingga mendatangkan kesusahan kepada diri sendiri

Tinggal jangat pembalut tulang
Artinya : Sangat kurus.

Usahlah teman dimandi pagi
Artinya : Tidak usah kamu lebih-lebihkan (kau puji-puji)

Sehembus naik, sehembus turun
Artinya :

  1. Orang yang hampir meninggal dunia
  2. mendekati ajalnya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kuah Tertunggang Ke Nasi, Nasi Akan Dimakan Juga”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *