Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kuda Itu Kuda Juga, Keledai Itu Keledai Juga

Arti Peribahasa Kuda Itu Kuda Juga, Keledai Itu Keledai Juga

Arti Peribahasa Kuda Itu Kuda Juga, Keledai Itu Keledai Juga

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kuda Itu Kuda Juga, Keledai Itu Keledai Juga

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kuda itu kuda juga, keledai itu keledai juga

Segala sesuatu akan kembali ke asalnya.

Kesimpulan

Arti peribahasa kuda itu kuda juga, keledai itu keledai juga adalah segala sesuatu akan kembali ke asalnya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kuda itu kuda juga, keledai itu keledai juga, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Berkemudi di haluan, bergilir ke buritan
Artinya : Orang yang menurut perintah istrinya atau orang sebawahnya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tidak Tanahnya Akan Menjadi Padi

Bulu mata bagai seraut jatuh
Artinya : Alis yang melengkung, runcing bentuknya dan bagus

Cepat tangan terjembakan, cepat kaki terlangkahkan, cepat mulut terkatakan
Artinya : Kurang berpikir dalam melakukan suatu perbuatan pada akhirnya bisa mendatangkan kesulitan.

Kain rabak tegal dek lenggang awak, baju rabik tegal dek lenggok awak, kopiah pesuk tegal dek lonjak awak
Artinya : Orang yang suka hidup mewah akhirnya hanya akan merugikan dirinya sendiri.

Jangat liat kurang panggang
Artinya : Tidak dapat diajar

Rusak bawang ditimpa jambak
Artinya : Menjadi celaka karena perbuatan (kawan) sendiri

Genting menanti putus, biang menanti tembuk
Artinya : Perkara yang hampir putus (selesai)

Si cebol hendak mencapai bulan bintang
Artinya : Menghendaki sesuatu yang mustahil tercapai

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagaimana Tidak Menggigit Telunjuk, Melihat Air Hujan Turun Keruh

Menanti putih gagak hitam
Artinya : Mengharap sesuatu yang tidak mungkin didapat

Jerat tiada lupa akan balam, tetapi balam lupa akan jerat
Artinya : Sudah lupa akan adanya bahaya, padahal sebenarnya bahaya tersebut masih mengancam/masih ada. (balam = burung tekukur)

Jirus bagai bulan akan habis
Artinya : Modal yang semakin lama semakin susut/menipis. (jirus = tirus)

Laksana lembu dogol, tak boleh ditanduk hanya disondol
Artinya : Orang yang suka menggertak/mengancam tetapi tidak berbahaya.

Seperti pinang dibelah dua
Artinya : (dua orang yang) serupa benar

Sudah dianjung dihempaskan
Artinya : Sudah diangkat kemudian dihinakan.

Sedepa jalan ke muka, selangkah jalan kedepan
Artinya : Berusaha sesuai dengan kemampuan demi mencapai harapan.

Bagai unta menyerahkan diri
Artinya :

  1. Amat patuh menurut perintah
  2. Mengaku salah dan bertobat
  3. Menyerah dan menurut
Baca Juga :  Arti Peribahasa Kuman Di Seberang Lautan Tampak, Gajah Di Pelupuk Mata Tidak Tampak

Tiada angin bertiup masakan daun kan bergoyang?
Artinya : Yang berguna tetap disimpan baik-baik, sedangkan yang tidak berguna dibuang.

Sejak mencecah bumi
Artinya : Sejak kecil

Lebih pucuk, lebih pelepah?
Artinya : Kiasan tentang yang mana lebih baik kawan lama atau kawan baru?

Walau disepuh emas lancung, kilat tembaga tampak juga
Artinya : Bagaimana pun orang jahat/biadab diajari, tetap saja sifatnya yang jahat/biadab itu akan kelihatan juga.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kuda Itu Kuda Juga, Keledai Itu Keledai Juga”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *