Info Pendidikan Terbaru Peribahasa 2 Arti Peribahasa Lain Orang Memperanakkan, Lain Orang Dipanggil Bapa

2 Arti Peribahasa Lain Orang Memperanakkan, Lain Orang Dipanggil Bapa

Arti Peribahasa Lain Orang Memperanakkan, Lain Orang Dipanggil Bapa

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Lain Orang Memperanakkan, Lain Orang Dipanggil Bapa

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Lain orang memperanakkan, lain orang dipanggil bapa

  1. Balasan yang tidak pada tempatnya
  2. lain orang yang berbuat baik, lain pula orang yang mendapatkan penghargaan/imbalan.

Kesimpulan

Arti peribahasa lain orang memperanakkan, lain orang dipanggil bapa adalah balasan yang tidak pada tempatnya; lain orang yang berbuat baik, lain pula orang yang mendapatkan penghargaan/imbalan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa lain orang memperanakkan, lain orang dipanggil bapa, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kecil Teranja-Anja, Besar Terbawa-Bawa Sudah Tua Terubah Tidak

Bersaksi ke lutut
Artinya : Menjadikan sahabat (sanak saudara sendiri) sebagai saksi

Seperti biji saga rambat di atas talam
Artinya :

  1. Tidak berpendirian tetap
  2. Selalu berubah

Kurang luas tapak tangan, nyiru saya tampungkan
Artinya :

  1. Ingin mendapatkan sesuatu sebanyak-banyaknya
  2. sangat berbesar hati.

Bagai unta menyerahkan diri
Artinya :

  1. Amat patuh menurut perintah
  2. Mengaku salah dan bertobat
  3. Menyerah dan menurut

Kalau tak ada kulit bercerailah tulang
Artinya : Orang yang sangat kurus.

Tangan singkat hendak mengulur
Artinya : Ingin menolong tetapi tidak berdaya.

Diam seribu basa
Artinya : Diam sama sekali (tidak berkata sepatah pun)

Sesal pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna
Artinya : Pikir dulu masak-masak (baik-baik) sebelum berbuat sesuatu (agar tidak menyesal kelak)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Harapkan Burung Terbang Tinggi, Punai Di Tangan Dilepaskan

Laksana kerbau, di mana rumput hijau di sana menerkam
Artinya : Tidak menghiraukan adanya bahaya karena melihat sesuatu yang disukainya.

Lain diniat lain ditakdir, lain diacah lain yang jadi
Artinya : Memperoleh sesuatu yang lain daripada yang dikehendaki/diinginkan.

Upas berulam racun
Artinya : Perbuatan jahat yang saling tindih (berganda).

Ilmu padi, makin berisi makin runduk
Artinya : Makin banyak pengetahuan makin rendah hati

Jatuh berkait
Artinya : Memperoleh sesuatu karena meminta.

Seperti minyak dengan air
Artinya :

  1. Tidak bisa bersatu
  2. tidak mau sepaham.

Tercacak bagai lembing tergadai
Artinya : Sangat terkesima/tertegun.

Ke mana dialih, lesung berdedak juga
Artinya : Sesuatu yang memang merugikan (menyusahkan), di mana pun akan merugikan juga

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ketahuan Hina Mulianya

Ditambat tidak bertali
Artinya : Hidup seperti berkeluarga tetapi diluar nikah.

Seperti garam dengan asam
Artinya : Sangat serasi.

Perang bermalaikat, sabung berjuara
Artinya : Tuhanlah yang menentukan kalah menang

Engkau belum mencapai pengayuh, aku telah sampai seberang
Artinya : Tujuan orang dapat diketahui hanya dengan melihat tingkah laku atau cara bicaranya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Lain Orang Memperanakkan, Lain Orang Dipanggil Bapa”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *