Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Laksana Barang Derham, Sedia Ada Suratan Istanbul

Arti Peribahasa Laksana Barang Derham, Sedia Ada Suratan Istanbul

Arti Peribahasa Laksana Barang Derham, Sedia Ada Suratan Istanbul

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Laksana Barang Derham, Sedia Ada Suratan Istanbul

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Laksana barang derham, sedia ada suratan Istanbul

Pekerjaan mulia yang telah dilakukan/diselesaikan dan mendapatkan pujian istimewa.

Kesimpulan

Arti peribahasa laksana barang derham, sedia ada suratan istanbul adalah pekerjaan mulia yang telah dilakukan/diselesaikan dan mendapatkan pujian istimewa.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa laksana barang derham, sedia ada suratan istanbul, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Gajah mati dicatuk katak
Artinya :

  1. Orang berkuasa yang dikalahkan oleh orang kecil/rendahan
  2. perempuan bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Mabuk Agak-Agak (Kira-Kira)

Sampan ada pengayuh tidak
Artinya : Hendak melakukan sesuatu, tetapi tidak lengkap syarat-syaratnya

Tiada angin bertiup masakan daun kan bergoyang?
Artinya : Yang berguna tetap disimpan baik-baik, sedangkan yang tidak berguna dibuang.

Bagai kera diberi kaca
Artinya : Mendapatkan sesuatu yang tidak dapat digunakan.

Sebagai si bisa mimpi terasa ada terkatakan tidak
Artinya : Seseorang yang tidak dapat/mampu menyampaikan maksud hatinya kepada orang lain.

Hutang biduk belum langsai, Hutang pengayuh datang pula
Artinya : Hutang yang dulu belum dibayar, tetapi sekarang berhutang lagi.

Di bawah lantai nan tiris
Artinya : Seseorang yang mendapatkan penghinaan dan menganggap dirinya rendah.

Telunjuk mencocok merosok, menikam mata jari
Artinya : Merusakkan (mengambil, mencari, dan sebagainya) barang yang sebenarnya harus dijaga

Baca Juga :  Arti Peribahasa Macam Terambil Di Nan Kurang

Di manakah berteras kayu mahang
Artinya : Jangan mengharapkan sesuatu yang mustahil

Genting putus, biang menanti tembuk
Artinya : Perkara yang sudah putus (tidak boleh diubah lagi)

Sekejam-kejamnya harimau ia takkan makan anaknya
Artinya : Betapa pun kejamnnya orang tua kandung, mereka tidak akan tega untuk mencelakakan anaknya sendiri.

Kuman beri bertali
Artinya : Melakukan sesuatu yang tidak mungkin

Nasi sedap gulai mentah, gulai sedap nasi mentah
Artinya : Pekerjaan yang tidak selesai (terbengkalai).

Hujan jatuh ke pasir
Artinya : Kebaikan yang tidak terbalas

Tak putus dirundung malang
Artinya : Tiada putusnya, tiada henti-hentinya men- dapat celaka

Ijuk sebelembang, tali di situ keluan di situ
Artinya : Mata pencaharian yang tidak memadai. (sebelembang = seberkas)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Makin Murah, Makin Menawar

Datang tampak muka, pulang tampak punggung
Artinya :

  1. Datang dan pergi hendaklah memberi tahu
  2. Hendaklah selalu bersopan santun apabila datang di rumah orang atau pergi dari rumah orang

Angin bersiru, kami tahu
Artinya : Sudah tahu akan niat seseorang. (bersiru = beralih tujuan)

Sial bercampur malang
Artinya :

  1. Bernasib naas
  2. sangat sial.

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
Artinya : Agar mendapatkan kesenangan/hasil di kemudian hari, haruslah berani bersusah payah/berusaha terlebih dahulu.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Laksana Barang Derham, Sedia Ada Suratan Istanbul”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *