Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Lampai Bagai Pimping Di Lereng, Lemah Bagai Lenggundi Muda

Arti Peribahasa Lampai Bagai Pimping Di Lereng, Lemah Bagai Lenggundi Muda

Arti Peribahasa Lampai Bagai Pimping Di Lereng, Lemah Bagai Lenggundi Muda

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Lampai Bagai Pimping Di Lereng, Lemah Bagai Lenggundi Muda

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Lampai bagai pimping di lereng, lemah bagai lenggundi muda

Pujian terhadap perempuan yang tubuhnya bagus/elok.

Kesimpulan

Arti peribahasa lampai bagai pimping di lereng, lemah bagai lenggundi muda adalah pujian terhadap perempuan yang tubuhnya bagus/elok.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa lampai bagai pimping di lereng, lemah bagai lenggundi muda, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jung Satu, Nakhoda Dua

Anjing itu, kalau dipukul sekalipun, berulang juga ia ke tempat bangkai yang banyak tulang
Artinya : Orang yang tamak, sekalipun dikata-katai, ia tidak akan merasa malu.

Tali putus keluan putus
Artinya : Anak muda (gadis) yang telah bebas berbuat sekehendak hatinya setelah orang yang menjaganya (orang tuanya) meninggal

Jika hati tak suka, madu diminum serasa cuka
Artinya :

  1. Menunjukkan kebencian
  2. merasa benci.

Seperti menegakkan benang basah
Artinya : Sia-sia.

Main badar, main gerundang
Artinya : Orang yang hendak meniru perbuatan/tingkah laku orang besar/berkuasa dan akhirnya binasa/rugi sendiri.

Air diminum sembiluan
Artinya : Sangat sedih/memilukan, hingga merasa tidak enak untuk makan dan minum.

Anak badak dihambat-hambat
Artinya : Dengan sengaja mencari bahaya

Gajah mati dicatuk katak
Artinya :

  1. Orang berkuasa yang dikalahkan oleh orang kecil/rendahan
  2. perempuan bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Ke Langit Tak Sampai, Ke Bumi Tak Nyata

Lubuk akal lautan ilmu
Artinya : Sangat luas dan banyak pengetahuannya

Air gedang menghanyutkan
Artinya : Orang yang pendiam itu biasanya berpengetahuan tinggi dan dapat melakukan pekerjaan yang besar. (gedang = besar)

Gelang tidak laga sebentuk, laga keduanya
Artinya : Cinta kasih haruslah datang dari kedua belah pihak.

Hinggap saja bagai langau
Artinya : Suatu hal yang terjadi secara tiba-tiba.

Mencit seekor, penggada seratus
Artinya : Berhadapan dengan lawan yang banyak (lebih kuat dan sebagainya):

Seperti kumbang dijolok
Artinya : Suatu perkataan yang menusuk hati dan tidak enak untuk didengar.

Nak ditelan termengkelan, nak diludah tak keluar
Artinya : Berada dalam keadaan yang serba salah.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sudah Tahu Akan Ragi Kain

Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar
Artinya : Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)

Fikir itu pelita hati
Artinya : Pikiran adalah suluh kebenaran.

Asing maksud, asing sampai
Artinya : Tidak sesuai dengan yang diharapkan

Bawa resmi padi, makin berisi makin tunduk
Artinya : Semakin banyak ilmu (makin tinggi pangkat) semakin merendah/tidak sombong.

Jadi air mandi
Artinya : Sudah jadi kebiasaan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Lampai Bagai Pimping Di Lereng, Lemah Bagai Lenggundi Muda”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *