Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Lebih Baik Berputih Tulang Daripada Berputih Mata

Arti Peribahasa Lebih Baik Berputih Tulang Daripada Berputih Mata

Arti Peribahasa Lebih Baik Berputih Tulang Daripada Berputih Mata

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Lebih Baik Berputih Tulang Daripada Berputih Mata

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Lebih baik berputih tulang daripada berputih mata

Lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat.

Kesimpulan

Arti peribahasa lebih baik berputih tulang daripada berputih mata adalah lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa lebih baik berputih tulang daripada berputih mata, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jangan Berebutkan Tembikar Pecah

Seperti kebau berendam, sekandang kena luluknya
Artinya : Satu orang yang bersalah, namun semuanya yang mendapatkan hukuman.

Niat hati nak peluk gunung, apakan daya tangan tak sampai
Artinya : Menginginkan sesuatu yang besar tetapi tidak berdaya untuk meraihnya karena kekurangan akal dan alat.

Hidung seperti dasun tunggal
Artinya :

  1. Bentuk hidung yang bagus, bulat di muka dan lancip ke belakang
  2. Mancung

Berbisik kedengaran, berimbau kelampauan
Artinya : Berjarak sangat dekat.

Lain teringat lain disebut, bertukar angguk dengan ilallah
Artinya : Perbuatan yang bertentangan dengan apa yang dikatakan.

Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai
Artinya : Betapa pun pedihnya orang yang melihat penderitaan orang lain, masih lebih pedih lagi orang yang mengalami penderitaan tersebut.

Buaian diguncang, anak dicubit
Artinya : Perbuatan dan tutur kata yang baik untuk menutupi perbuatan atau maksud yang jahat

Baca Juga :  Arti Peribahasa Condong Ditumpil, Lemah Diaduk

Kerbau pembulang tali
Artinya :

  1. Orang yang tidak tetap hati dan pemikirannya
  2. goyah. (bulang = mengikat tali ke kepala)

Buntat hendak jadi kemala
Artinya : Tidak tahu diri

Jejaknya keruh
Artinya : Asal-usulnya sejak mula sudah kurang baik.

Genting putus, biang menanti tembuk
Artinya : Perkara yang sudah putus (tidak boleh diubah lagi)

Sungguhpun kawat yang dibentuk, ikan ditebat diagak
Artinya : Melakukan sesuatu dengan maksud tersembunyi.

Berminyak muka nya
Artinya :

  1. Senang
  2. Gembira

Memahat di dalam baris, berkata dalam pusaka
Artinya : Mengerjakan sesuatu sebagaimana mestinya

Dipujuk dia menangis, ditendang dia tertawa
Artinya : Perilaku yang tidak senonoh.

Cencang air tidak putus, pancung abu tak berbekas
Artinya : Perselisihan internal keluarga yang akhirnya rujuk kembali.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jangan Bercermin Di Air Keruh

Rezeki harimau
Artinya : Makanan yang banyak dan beragam.

Bergantung tidak bertali
Artinya : Seorang wanita yang menjadi gundik (isteri tidak sah) atau yang telah ditinggalkan suaminya tetapi belum ditalak/belum resmi bercerai.

Bagai balak terendam
Artinya : Orang gemuk yang malas bergerak.

Masuk ke telinga kanan, keluar ke telinga kiri
Artinya : Tidak dimasukkan ke dalam ingatan (tentang nasihat, pelajaran)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Lebih Baik Berputih Tulang Daripada Berputih Mata”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *