Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Lebih Pucuk, Lebih Pelepah?

Arti Peribahasa Lebih Pucuk, Lebih Pelepah?

Arti Peribahasa Lebih Pucuk, Lebih Pelepah?

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Lebih Pucuk, Lebih Pelepah?

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Lebih pucuk, lebih pelepah?

Kiasan tentang yang mana lebih baik kawan lama atau kawan baru?

Kesimpulan

Arti peribahasa lebih pucuk, lebih pelepah? adalah kiasan tentang yang mana lebih baik kawan lama atau kawan baru?

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa lebih pucuk, lebih pelepah?, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dijunjung Merekah Kepala, Dipikul Meruntuh Bahu

Air di daun talas
Artinya : Memberi nasihat dan ajaran yang sia-sia. (talas = keladi)

Selama air hilir, selama gagak hitam
Artinya :

  1. Tetap selama-lamanya
  2. tidak akan berubah.

Tak empang peluru di lalang
Artinya : Kasih sayang suatu saat bisa berubah menjadi benci.

Hilang satu sepuluh gantinya
Artinya : Sekali-kali janganlah putus asa

Sehabis kelahi teringat silat
Artinya : Sesudah persoalan (pekerjaan) selesai, baru teringat cara yang baik untuk menyelesaikannya

Meminta tanduk kepada kuda
Artinya : Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin didapat

Berjanjang naik, bertangga turun
Artinya :

  1. Menurut derajat dan kedudukan masing-masing
  2. Menurut aturan yang lazim berlaku

Ada rupa ada harga
Artinya : Harga barang ditentukan oleh keadaan barang

Baca Juga :  Arti Peribahasa Belalang Disangka Elang

Gajah rompong belalai
Artinya : Raja/orang besar yang sudah tidak berkuasa.

Laba tertinggal, harta lingkap
Artinya : Tidak beroleh laba sama sekali, bahkan modalnya ikut habis

Seperti kelopak pandan
Artinya : Perihal bentuk tubuh wanita yang sangat indah.

Garam di laut, asam di gunung bertemu dalam belanga juga
Artinya : Laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya

Alah bisa tegal biasa
Artinya :

  1. Sesuatu menjadi biasa, dan tidak terasa sukar lagi
  2. Pengalaman praktik lebih baik daripada teori

Dihentak tak masuk, diumpil tak bergerak
Artinya : Sangat degil/tidak mau menurut (keras kepala).

Ucap habis niat sampai
Artinya : Semua yang dikatakan langsung dilaksanakan

Tergali pada bejana emas
Artinya : Tertarik pada keuntungan besar.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jika Terjamah Benda Bertuan, Alamat Nyawa Akan Melayang

Bersandar di lemang hangat
Artinya : Berlindung kepada orang yang jahat (zalim dan sebagainya)

Hendak kerja golok keling, hendak makan parang punting
Artinya : Malas bekerja tetapi banyak makan/boros.

Sudah kenyang makan kerak
Artinya : Sudah banyak pengalaman

Lepas kaki leher terjerat
Artinya : Orang jahat yang sudah tidak dapat menyembunyikan kejahatannya lagi.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Lebih Pucuk, Lebih Pelepah?”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *