Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Mana Tali Berpunca Tak Berhujung?

Arti Peribahasa Mana Tali Berpunca Tak Berhujung?

Arti Peribahasa Mana Tali Berpunca Tak Berhujung?

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Mana Tali Berpunca Tak Berhujung?

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Mana tali berpunca tak berhujung?

Tidak ada orang yang tidak akan menghadapi kematian.

Kesimpulan

Arti peribahasa mana tali berpunca tak berhujung? adalah tidak ada orang yang tidak akan menghadapi kematian.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa mana tali berpunca tak berhujung?, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Jangan diperlelarkan timba ke perigi, kalau tak putus genting
Artinya : Janganlah dibiasakan berbuat jahat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ada Persembahan, Ada Kurnia

Harimau menyorokkan kuku
Artinya : Orang yang menyembunyikan kelebihannya.

Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa sudah tua terubah tidak
Artinya : Segala sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dari kecil sukar untuk mengubahnya

Atap rumbia perabung upih, rumah besar berdinding papan
Artinya : Hal yang baik dicampur-adukkan dengan hal yang buruk.

Yang berpuru selalu hendak menggaruk
Artinya : Orang yang melakukan kesalahan, suatu saat pasti akan terbongkar juga kesalahannya itu.

Kuah sama dihirup, sambal sama dicolek
Artinya : Bersama-sama dalam senang maupun susah.

Jauh berjalan banyak dilihat
Artinya : Kalau bepergian ke mana-mana akan memperoleh banyak pengalaman

Siang bernapas, malam berembun malam berselimut embun, siang bertudung awan
Artinya : Sangat miskin (tidak punya rumah)

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama
Artinya : Orang baik akan selalu meninggalkan nama baik, sedangkan orang jahat akan meninggalkan nama buruk

Baca Juga :  Arti Peribahasa Untung Bagai Untung Kapas

Tahu di dalam lubuk
Artinya : Tahu benar akan seluk beluk suatu perkara

Mencungkil kuman dengan alu
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia

Tak mengenal pasang surut
Artinya : Tidak pernah berputus asa dalam berusaha/selalu berikhtiar.

Cincin emas takkan tampan bermata kaca
Artinya : Gadis yang elok dan hartawan takkan sejodoh dengan orang yang miskin dan bodoh.

Runding banyak nan disebut
Artinya : Memperbanyak perundingan/negosiasi dalam mengambil keputusan.

Hilang adat tegal muafakat
Artinya : Adat kebiasaan dapat diubah asalkan dengan persetujuan atau untuk kepentingan orang banyak.

Rusak baung ditiup jambak
Artinya : Perbuatan jahat dari salah satu anggota keluarga yang akhirnya membuat seluruh anggota keluarga ikut merasakannya.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Hidup Dua Muara

Lepas bantal berganti tikar
Artinya : Seorang laki-laki kawin dengan saudara perempuan atau keluarga istrinya yang meninggal

Seukur mata dengan telinga
Artinya : Seturut penglihatan dan pendengaran

Manikam sudah menjadi sekam
Artinya :

  1. Tidak berguna lagi
  2. Tidak berharga lagi

Dulu besi, sekarang timah
Artinya : Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Mana Tali Berpunca Tak Berhujung?”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *