Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Masa Lagi Rebunglah Hendak Dilentur, Jangan Dinantikan Sampai Menjadi Buluh

Arti Peribahasa Masa Lagi Rebunglah Hendak Dilentur, Jangan Dinantikan Sampai Menjadi Buluh

Arti Peribahasa Masa Lagi Rebunglah Hendak Dilentur, Jangan Dinantikan Sampai Menjadi Buluh

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Masa Lagi Rebunglah Hendak Dilentur, Jangan Dinantikan Sampai Menjadi Buluh

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Masa lagi rebunglah hendak dilentur, jangan dinantikan sampai menjadi buluh

Pada waktu masih kecilah anak sebaiknya dididik dengan baik, jangan ditunggu hingga sudah besar.

Kesimpulan

Arti peribahasa masa lagi rebunglah hendak dilentur, jangan dinantikan sampai menjadi buluh adalah pada waktu masih kecilah anak sebaiknya dididik dengan baik, jangan ditunggu hingga sudah besar.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa masa lagi rebunglah hendak dilentur, jangan dinantikan sampai menjadi buluh, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Keli Dua Selubang

Sawah berpematang, ladang berbintralak
Artinya : Orang miskin yang berpenampilan seperti orang kaya.

Sedap dahulu pahit kemudian
Artinya : Bersenang-senang dahulu, akhirnya mendapat kesusahan

Tahu makan tahu simpan
Artinya : Dapat menyimpan rahasia baik-baik

Panjang langkah singkat permintaan
Artinya : Sampai ajalnya

Ketika ada jangan dimakan, telah habis maka dimakan
Artinya : Hemat dan cermat dalam menjalani kehidupan.

Kapuk segaul dengan kapas, bedanya takkan lepas
Artinya : Orang mulia dengan orang hina, walaupun serupa keadaannya, namun perbedaannya sangat jelas terlihat.

Berkata siang melihat-lihat, berkata malam mendengar-dengar
Artinya : Jika hendak membicarakan sesuatu, harus selalu berhati-hati

Kawan gelak banyak, kawan menangis jarang bersua
Artinya : Sahabat di waktu senang banyak, sahabat di waktu susah (melarat) sedikit

Baca Juga :  Arti Peribahasa Delapan Tapak Bayang-Bayang

Dalam rumah membuat rumah
Artinya : Mencari keuntungan untuk diri sendiri ketika bekerja pada orang lain

Bagai gembala diberi keris
Artinya : Pemberian yang tidak ada faedahnya.

Awak yang payah membelah ruyung, orang lain yang beroleh sagunya
Artinya : Kita yang berusaha dan bersusah payah, tetapi orang lain yang mendapat faedahnya

Sepandai-pandai tupai melompat, sekali akan gawal juga
Artinya : Sepandai-pandai orang, ada kalanya ia salah (keliru) juga

Senjata makan tuan
Artinya : Sesuatu yang direncanakan untuk mencelakakan orang lain, tetapi berbalik mengenai diri sendiri

Terbangkit batang terendam
Artinya : Terangkat kembali nama-nama yang terlupakan.

Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran
Artinya :

  1. Cocok
  2. Seia sekata

Tinggi banir tempat berlindung
Artinya : Setiap hal yang istimewa ada faedahnya asal tahu menggunakannya

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Dikatakan Mati Emak, Tak Dikatakan Mati Bapa

Bergantung pada rambut sehelai
Artinya : Berada dalam keadaan yang sangat sulit (bahaya)

Jika memelihara ayam, musang jangan dijinakkan, setidak-tidaknya bertempiaran kelak
Artinya : Jika memiliki anak gadis, maka janganlah dibiarkan lelaki jahat untuk datang bertamu.

Tamak hilang malu, loba dapat kebiasaan
Artinya : Orang yang serakah dan telah menjadi kebiasaan.

Cerdik bagai ekor kerbau
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan yang dapat merugikan diri sendiri.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Masa Lagi Rebunglah Hendak Dilentur, Jangan Dinantikan Sampai Menjadi Buluh”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *