Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Mendapat Badai Tertimbakan

Arti Peribahasa Mendapat Badai Tertimbakan

Arti Peribahasa Mendapat Badai Tertimbakan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Mendapat Badai Tertimbakan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Mendapat badai tertimbakan

Mendapat untung yang tidak disangka-sangka

Kesimpulan

Arti peribahasa mendapat badai tertimbakan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mendapat untung yang tidak disangka-sangka

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa mendapat badai tertimbakan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Tak akan lari gunung dikejar, hilang kabut tampaklah dia
Artinya : Janganlah tergesa-gesa dalam mengerjakan sesuatu yang telah pasti.

Sekejam-kejamnya harimau ia takkan makan anaknya
Artinya : Betapa pun kejamnnya orang tua kandung, mereka tidak akan tega untuk mencelakakan anaknya sendiri.

Semut terpijak tidak mati, alu bertarung patah tiga
Artinya : Kehidupan seorang wanita yang berpendirian teguh.

Berteduh di bawah betung
Artinya :

  1. Mendapat pertolongan yang tidak mencukupi
  2. Beroleh pertolongan yang tidak memadai
  3. Mendapat pertolongan yang tidak mencukupi

Ayam dapat, musang dapat
Artinya : Pencuri tertangkap, barang-barang yang dicuri pun didapatkan kembali.

Pipih boleh dilayang, bulat boleh diguling
Artinya : Perkara yang sudah mencapai mufakat.

Seperti minyak dengan air
Artinya :

  1. Tidak bisa bersatu
  2. tidak mau sepaham.

Mencencang lauk tengah helat
Artinya : Membukakan rahasia sendiri di hadapan orang banyak

Walau disepuh emas lancung, kilat tembaga tampak juga
Artinya : Bagaimana pun orang jahat/biadab diajari, tetap saja sifatnya yang jahat/biadab itu akan kelihatan juga.

Bagaimana pohon tiada akan tumbang dipanah halilintar, baluhan kulit ada di batangnya
Artinya : Orang yang berteman dengan orang jahat pada akhirnya juga akan ikut terlibat dalam kejahatan. (baluhan = batang yang sudah berlubang)

Umpama kayu buruk, buruk di panas, reput di hujan
Artinya : Perihal nasib seseorang yang sudah tidak dapat diperbaiki lagi.

Hitam-hitam gajah, putih-putih udang kepai
Artinya : Yang hina akan tetap hina (walaupun elok rupanya), yang mulia akan tetap mulia (walaupun buruk rupanya). (udang kepai = udang kecil untuk dibuat belacan)

Alah main, menang sarak
Artinya : Biarpun kalah main asal kehormatan diri terpelihara

Kayu besar di tengah padang, tempat bernaung kepanasan, tempat berlindung kehujanan, uratnya tempat bersila, batangnya tempat bersandar
Artinya : Pemimpin yang menjadi tempat bagi rakyat untuk mengadukan nasibnya.

Meraih pekung ke dada
Artinya :

  1. Sengaja mencari kesusahan (malu dan sebagainya)
  2. Sengaja mencari malu atau bencana

Elok arak di hari panas
Artinya : Orang yang bersuka-cita karena maksud/tujuannya telah tercapai.

Sakit kepala panjang rambut, patah selera banyak makan
Artinya : Lahirnya tidak suka, tetapi sebenarnya suka sekali

Embacang buruk kulit
Artinya : Kelihatannya tidak bagus/baik, tetapi sebenarnya sangat bagus/baik.

Bak menanti orang dulu, bak melalah orang kudian
Artinya : Melakukan sesuatu yang sia-sia. (melalah = mengejar)

Manusia mati meninggalkan nama harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading
Artinya : Orang terkenal walaupun sudah meninggal, ia masih tetap dikenang

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Mendapat Badai Tertimbakan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

6 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *