Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Menengadah Ke Langit Hijau

Arti Peribahasa Menengadah Ke Langit Hijau

Arti Peribahasa Menengadah Ke Langit Hijau

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Menengadah Ke Langit Hijau

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Menengadah ke langit hijau

Tidak ada harapan akan mendapat pertolongan

Kesimpulan

Arti peribahasa menengadah ke langit hijau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tidak ada harapan akan mendapat pertolongan

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa menengadah ke langit hijau, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti
Artinya : Berlagak pandai (tidak mau mendengarkan nasihat orang)

Segantang tak akan jadi secupak
Artinya : Nasib seseorang tidak akan dapat diubah oleh orang lain.

Sebagai kera dapat canggung
Artinya : Merapatkan dirinya kepada orang yang telah memberi pertolongan

Jika tak lalu dandang di air, di gurun dirangkakkan ditanjakkan
Artinya : Menggunakan segala daya upaya untuk mencapai maksud

Menambat tidak bertali
Artinya : Pria dan wanita yang hidup sebagai suami istri, tetapi tidak menikah

Di mana tumbuh, di situ disiang
Artinya : Dimana timbul perkara/permasalahan maka disana pulalah diselesaikan.

Siapa yang makan nangka, dia yang terkena getahnya
Artinya : Siapa yang bersalah, maka dialah yang harus menerima akibatnya/hukuman.

Ditelan tak sengkang
Artinya : Semuanya berjalan dengan lancar.

Pahit di luar manis di dalam
Artinya : Berkata-kata kasar dan keras tetapi sebenarnya maksudnya baik.

Ulat di dalam batu, apa dimakannya?
Artinya : Manusia dapat berusaha, namun hanya Tuhan yang menentukan hasilnya.

Asing lubuk, asing ikannya
Artinya : Lain daerah, lain adatnya

Berserah berkabilan
Artinya : Sudah memercayakan sesuatu kepada orang, tetapi masih mengawasinya juga (jadi, tidak percaya sungguh-sungguh)

Geruh luka ajal mati
Artinya :

  1. Jika masih beruntung, hanya akan luka saja
  2. jika sudah tidak beruntung, mati.

Menghadapkan bedil pulang
Artinya : Merugikan (mencelakakan) keluarga sendiri

Berteduh di bawah betung
Artinya :

  1. Mendapat pertolongan yang tidak mencukupi
  2. Beroleh pertolongan yang tidak memadai
  3. Mendapat pertolongan yang tidak mencukupi

Searah bertukar jalan
Artinya : Sama maksudnya, tetapi berlainan cara mencapainya

Sakit hati berulam jantung
Artinya : Perasaan yang sangat sedih.

Lepas taufan paksa baik
Artinya : Sehabis kesusahan timbulah kesenangan. (paksa = kesempatan waktu)

Langkas buah pepaya
Artinya :

  1. Hal yang tidak mungkin
  2. Mustahil

Sampan rompong, pengayuh sompek
Artinya :

  1. Perkara yang tidak dapat diharapkan lagi
  2. Harapan hampir musnah

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Menengadah Ke Langit Hijau”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *