Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Menjual Bedil Kepada Lawan

Arti Peribahasa Menjual Bedil Kepada Lawan

Arti Peribahasa Menjual Bedil Kepada Lawan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Menjual Bedil Kepada Lawan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Menjual bedil kepada lawan

Mencelakakan diri sendiri

Kesimpulan

Arti peribahasa menjual bedil kepada lawan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mencelakakan diri sendiri

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa menjual bedil kepada lawan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Pecah menanti sebab, retak menanti belah
Artinya : Sekadar menanti kesempatan untuk membalas dendam

Sukat darah bertimbang daging
Artinya : Berjuang mati-matian.

Bagai belut diregang
Artinya : Seseorang yang tinggi kurus

Tabung seruas
Artinya : Orang yang mampu berkomunikasi dengan baik terhadap siapapun (dengan berbagai macam sifat).

Ayam putih terbang siang, hinggap di halaman, terang kepada mata orang banyak
Artinya : Perkara yang nyata dan mudah ketahuan.

Belum diajun sudah tertarung
Artinya : Baru memulai suatu pekerjaan sudah mendapatkan/tertimpa kemalangan. (ajun = maksud)

Anak badak dihambat-hambat
Artinya : Dengan sengaja mencari bahaya

Bagai buah keras di dalam sekul
Artinya : Berbicara dalam keadaan tergopoh-gopoh. (sekul = mangkuk yang dibuat dari tempurung kelapa)

Retak menanti belah
Artinya :

  1. Perselisihan yang akan menjadi perkelahian (perang, perceraian, dan sebagainya)
  2. Perkara kecil yang mungkin menjadi besar; tinggal menantikan timbulnya bencana yang lebih besar (kematian dan sebagainya)

Ditentang langit, langit, ditentang bumi, bumi
Artinya : Tidak ada tempat bergantung (hidup dalam kemelaratan).

Barang dimana pun pantat periuk itu hitam juga
Artinya : Dimana pun juga, kesalahan tetap adalah kesalahan.

Kalau ada asap, tentu ada api
Artinya : Segala sesuatu ada asal mulanya.

Lulus jarum lulus kelindan
Artinya : Jika maksud yang satu sudah tercapai maksud yang lain dapat diharapkan tercapai pula

Janda berhias
Artinya : Janda yang belum memiliki keturunan.

Jika tak lalu dandang di air, di gurun dirangkakkan
Artinya : Untuk dapat menyampaikan maksud/tujuan, segala daya/upaya akan dilakukan. (dandang = sejenis perahu)

Anak anjing takkan menjadi anak musang jebat
Artinya : Orang yang tidak berpengetahuan tidak akan mendapatkan kedudukan baik.

Lonjak sebagai labu dibenam
Artinya : Sombong dan angkuh.

Tunggul kayu ditaruh pelicin elok juga, jangankan manusia
Artinya : Barang yang sederhana dan kurang berharga bila disentuh oleh tangan-tangan kreatif akan menjadi lebih bernilai.

Untung bagai roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas
Artinya : Nasib seseorang selalu bertubah.

Anak seorang, penaka tidak
Artinya : Mempunyai barang yang hanya sebuah saja.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Menjual Bedil Kepada Lawan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *