Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Monyet Mendapat Bunga, Adakah Ia Tahu Akan Faedah Bunga Itu?

Arti Peribahasa Monyet Mendapat Bunga, Adakah Ia Tahu Akan Faedah Bunga Itu?

Arti Peribahasa Monyet Mendapat Bunga, Adakah Ia Tahu Akan Faedah Bunga Itu?

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Monyet Mendapat Bunga, Adakah Ia Tahu Akan Faedah Bunga Itu?

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Monyet mendapat bunga, adakah ia tahu akan faedah bunga itu?

Tidak tahu menghargai suatu barang yang bagus

Kesimpulan

Arti peribahasa monyet mendapat bunga, adakah ia tahu akan faedah bunga itu? menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tidak tahu menghargai suatu barang yang bagus

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa monyet mendapat bunga, adakah ia tahu akan faedah bunga itu?, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kebenaran di hujung lidah
Artinya : Tidak ada keadilan.

Seperti pungguk merindukan bulan
Artinya : Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tidak terbalas

Air pun ada pasang surutnya, takkan pasang selalu dan surut senantiasa
Artinya : Nasib manusia tidak dapat dipastikan untung atau sial selalu.

Lah baris nan berpahat, lah jalan nan berturut
Artinya : Pekerjaan yang dilakukan dengan menurut aturan.

Ditiarapkan tiada keluar, ditelentangkan tiada masuk
Artinya : Menghadapi suatu perkara/permasalahan yang sangat sulit.

Laksana sebuku gaharu, sukat dibakar makin berbau
Artinya : Baru memperlihatkan kelebihannya/kemampuannya bila diperlukan saja.

Hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih
Artinya : Jangan disangka yang buruk rupanya itu selamanya kurang harganya, malah yang indah kelihatan itu adakalanya kurang harganya

Berlayar di pulau kapuk, cak
Artinya : Tidur

Adat diisi, lembaga dituang
Artinya :

  1. Melakukan sesuatu menurut adat kebiasaan
  2. Dilakukan menurut aturan yang lazim

Perahu sudah di tangan, perahu sudah di air
Artinya : Sudah siap sedia segala keperluan untuk melakukan suatu pekerjaan

Bercintakan geliga di mulut naga
Artinya : Mengharapkan sesuatu yang mustahil.

Pucuk layu disiram hujan
Artinya : Orang susah mendapat kesenangan

Bagai langau mengerumuni bangkai
Artinya : Kerumunan orang ramai, namun senyap bunyinya.

Bagai tunggul dihias
Artinya : Buruk rupa.

Bakar tidak berbau
Artinya : Maksud jahat yang tersembunyi

Lulus tidak berselam, hilang tidak bercari
Artinya : Orang yang menderita sengsara, tetapi tidak ada yang mau menolong

Bak tengguli ditukar cuka
Artinya : Suatu kejadian yang bertukar dari keadaan yang menggembirakan ke keadaan yang menyedihkan

Sepanjang tali beruk
Artinya : Terlalu panjang sehingga membosankan (tentang pidato, doa yang panjang)

Sedangkan tupai lagi gawal
Artinya : Orang yang sangat ahli sekalipun pasti juga akan pernah melakukan kesalahan.

Seperti tuma, di kain putih, dia putih, di kain hitam, dia hitam
Artinya : Orang yang pandai menempatkan diri dalam pergaulan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Monyet Mendapat Bunga, Adakah Ia Tahu Akan Faedah Bunga Itu?”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *