Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Pipih Boleh Dilayang, Bulat Boleh Diguling

Arti Peribahasa Pipih Boleh Dilayang, Bulat Boleh Diguling

Arti Peribahasa Pipih Boleh Dilayang, Bulat Boleh Diguling

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Pipih Boleh Dilayang, Bulat Boleh Diguling

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Pipih boleh dilayang, bulat boleh diguling

Perkara yang sudah mencapai mufakat.

Kesimpulan

Arti peribahasa pipih boleh dilayang, bulat boleh diguling adalah perkara yang sudah mencapai mufakat.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa pipih boleh dilayang, bulat boleh diguling, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Mulut bau madu, pantat bawa sengat
Artinya : Mulut manis, tetapi hati busuk

Baca Juga :  Arti Peribahasa Harapkan Guruh Di Langit, Air Tempayan Ditumpahkan

Mata tidur, bantal terjaga
Artinya : Seorang istri yang berlaku serong ketika suaminya sangat percaya akan kelurusannya

Janda belum berlaki
Artinya : Gadis yang dipermainkan oleh laki-laki lalu ditinggalkan

Berkata-kata dengan lutut
Artinya : Berbicara dengan orang bodoh/orang yang tidak mengerti.

Seperti api dengan asap
Artinya : Pertalian/hubungan yang tidak dapat diputuskan.

Upas berulam racun
Artinya : Perbuatan jahat yang saling tindih (berganda).

Kecil-kecil lada api, besar-besar limau abung
Artinya : Meskipun kecil tetapi berani.

Sebelum ajalnya pantang mati
Artinya : Tidak akan berhenti sebelum berhasil mencapai tujuan.

Telur dua sebandung, pecah satu pecah kedua
Artinya :

  1. Sehidup semati
  2. seia sekata
  3. senasib sepenanggungan.

Bercerai sudah, talak tidak
Artinya : Sudah berpisah, tetapi belum sah diceraikan

Geruh tak mencium bau
Artinya : Kecelakaan datang tidak dengan memberitahukan (kecelakaan tidak dapat diketahui lebih dahulu)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Apa Yang Kurang Pada Belida, Sisik Ada Tulang Pun Ada

Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul
Artinya : Persahabatan yang karib, baik dalam kesenangan maupun dalam kesusahan

Jika takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai
Artinya : Kalau takut mendapat kesusahan, jangan mengerjakan hal-hal yang berbahaya

Sayang garam secacah, busuk kerbau seekor
Artinya : Menderita kerugian besar karena takut mengeluarkan biaya sedikit.

Berani menjual, berani membeli berani pegang, berani tanggung
Artinya : Jika berani mengatakan (memerintahkan), hendaknya berani melakukan juga

Minyak duyung perendang duyung minyak kita jua yang digorengkannya
Artinya : Seseorang yang telah menghabiskan harta tuannya

Laksana layang-layang melawan angin
Artinya : Melakukan perbuatan yang sia-sia.

Kalau tak takut akan mati, tak sedunia perang, kalau tak takut akan alah, tak sedunia sabung
Artinya : Berperang/berselisih merupakan pekerjaan yang amat berbahaya, tetapi digemari banyak orang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Nan Dekat Panggilan Tiba, Nan Jauh Kulangsing Lepas

Dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok
Artinya : Dengan mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) daripada dengan perkataan yang tajam dan muka yang masam

Rupa seperti cindaku
Artinya : Orang yang buruk rupa dan menakutkan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Pipih Boleh Dilayang, Bulat Boleh Diguling”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *