Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Rusak Baung Ditiup Jambak

Arti Peribahasa Rusak Baung Ditiup Jambak

Arti Peribahasa Rusak Baung Ditiup Jambak

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Rusak Baung Ditiup Jambak

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Rusak baung ditiup jambak

Perbuatan jahat dari salah satu anggota keluarga yang akhirnya membuat seluruh anggota keluarga ikut merasakannya.

Kesimpulan

Arti peribahasa rusak baung ditiup jambak adalah perbuatan jahat dari salah satu anggota keluarga yang akhirnya membuat seluruh anggota keluarga ikut merasakannya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa rusak baung ditiup jambak, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Tampak ranggas tak akan melenting
Artinya : Ketahuan tidak dapat melakukan apa-apa karena bodoh atau penakut.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Adat Tua Menahan Ragam

Lulus jarum lulus kelindan
Artinya : Jika maksud yang satu sudah tercapai maksud yang lain dapat diharapkan tercapai pula

Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan
Artinya : Tetap tidak berubah selamanya (tentang adat)

Semalam di bawah nyiur pinang orang, kata di turut
Artinya : Seseorang yang hampir bisa untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang baru.

Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar
Artinya : Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)

Laba tertinggal, harta lingkap
Artinya : Tidak beroleh laba sama sekali, bahkan modalnya ikut habis

Hidup segan mati tak hendak
Artinya : Hidup yang merana (karena sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dan sebagainya)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Siang Bagai Hari, Terang Bagai Bulan

Termakan di rambut
Artinya : Amat susah

Dicukur-cukur rambut, tumbuh juga semula
Artinya : Orang yang tabiatnya jahat/buruk, meskipun dinasihati dan dihukum, lambat laun akan berbalik seperti semula (kembali berbuat jahat).

Yang secupak tak akan jadi segantang
Artinya : Nasib orang tidak dapat diubah

Seperti menggantang anak ayam, masuk dua keluar tiga
Artinya : Perbuatan yang merugikan.

Bagai kambing menanduk bukit, tanduk patah bukit tak runtuh
Artinya : Pekerjaan yang sia-sia dan justru mendatangkan kerugian/bencana.

Sebagai ayam diasak malam
Artinya : Tidak berdaya lagi

Harimau mengaum takkan menangkap
Artinya : Orang yang mengancam dan sebagainya dengan perkataan keras, biasanya tidak sampai berbuat apa-apa

Ada padi segala menjadi
Artinya : Orang kaya dapat mencapai apa yang diinginkannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jinak-Jinak Merpati

Gula di mulut, ikan dalam belanga
Artinya : Sudah dalam kekuasaan kita

Sekain sebaju, selauk senasi
Artinya : Gambaran persahabatan atau ikatan percintaan yang seia sekata serta sehidup sepenanggungan.

Mati-mati mandi biar basah
Artinya : Jangan kepalang tanggung

Segala yang baik ada cacatnya
Artinya : Di dunia ini tidak ada yang sempurna, semuanya memiliki kekurangannya masing-masing.

Bagai kain menunjukkan corak bangsanya
Artinya : Rupa dan gaya seseorang menunjukkan asal-usulnya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Rusak Baung Ditiup Jambak”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *