Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Menyiuk

Arti Peribahasa Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Menyiuk

Arti Peribahasa Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Menyiuk

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Menyiuk

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sakit sama mengaduh, luka sama menyiuk

Sikap yang sangat setia, sehidup semati, senasib sepenanggungan, seia sekata.

Kesimpulan

Arti peribahasa sakit sama mengaduh, luka sama menyiuk adalah sikap yang sangat setia, sehidup semati, senasib sepenanggungan, seia sekata.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sakit sama mengaduh, luka sama menyiuk, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sambang Jala Terletak, Laut Kering Terhempas

Seperti kaduk kena air tahi
Artinya : Orang yang tidak lagi berharga di masyarakat, namun terkadang justru dapat berkembang maju.

Lagak Padang, omong Betawi
Artinya : Sombong, padahal pengetahuannya hanya sedikit.

Mendapati tanah terbalik
Artinya : Mendapati mayat sudah terkubur

Kecil-kecil anak kalau sudah besar onak
Artinya : Anak itu selagi kecil menyenangkan hati, tetapi kalau sudah besar menyusahkan hati (karena kelakuannya dan sebagainya)

Zaman beredar musim berganti
Artinya : Musim yang tidak dapat dipastikan lagi kapan waktunya akan berganti.

Telah bau bagai embacang
Artinya : Telah mulai jelas (tentang suatu perkara)

Umur setahun jagung
Artinya : Tidak bertahan lama.

Lagi ada jangan dimakan, sudah habis baru dimakan
Artinya : Sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu

Baca Juga :  Arti Peribahasa Gajah Pengangkut Lada, Kuda Pelejang Bukit

Sungguh pun batang merdeka, ingat pucuk akan terhempas
Artinya : Suatu pekerjaan sebaiknya jangan hanya diharapkan senangnya, tetapi juga kesusahannya, karena sewaktu-waktu itu bisa saja terjadi.

Seperti tikus masuk rumah
Artinya : Orang yang kecewa krn tidak terpenuhi harapannya

Harimau bertempek takkan makan orang
Artinya : Orang yang terlalu marah biasanya tidak sampai memukul.

Tidur di atas miang enjelai
Artinya : Tidak dapat tenang (selalu gelisah)

Patah kemudi dengan ebamnya
Artinya : Sudah tidak ada harapan lagi

Kata yang benar ditidakkan, rahmat Tuhan dilarikan
Artinya : Tidak mau mengakui kebenaran yang ada.

Asyik memangku tangan, mati dalam angan-angan
Artinya : Tujuan tidak akan tercapai jika tidak mau berusaha.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Asal Menugal Adalah Benih

Tohok lembing ke semak
Artinya : (perbuatan yang) sia-sia

Belayar sambil memapan, merapat sambil belayar
Artinya : Sekali melakukan pekerjaan, dua-tiga tujuan dapat tercapai. (memapan = memasang papan untuk dinding, lantai, dsb)

Mulut satu lidah bertopang
Artinya : Perkataan berbeda dengan isi hati

Embun di ujung rumput
Artinya : Sesuatu yang lekas hilang (bersifat tidak tetap)

Belut pulang ke lumpur
Artinya : Kembali ke asalnya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sakit Sama Mengaduh, Luka Sama Menyiuk”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *