Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sawah Luas Tahan Tua, Rumah Gedang Tahan Tonggak

Arti Peribahasa Sawah Luas Tahan Tua, Rumah Gedang Tahan Tonggak

Arti Peribahasa Sawah Luas Tahan Tua, Rumah Gedang Tahan Tonggak

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sawah Luas Tahan Tua, Rumah Gedang Tahan Tonggak

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sawah luas tahan tua, rumah gedang tahan tonggak

Dalam hal meminjam uang haruslah ada jaminannya.

Kesimpulan

Arti peribahasa sawah luas tahan tua, rumah gedang tahan tonggak adalah dalam hal meminjam uang haruslah ada jaminannya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sawah luas tahan tua, rumah gedang tahan tonggak, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Beliung Dengan Asahan

Seperti pucuk eru, kemana angin yang keras kesana condongnya
Artinya : Seseorang yang tidak berpendirian teguh dan selalu mencari hal-hal yang menguntungkan baginya.

Bagai anak sepat ketohoran
Artinya : Berbaring bermalas saja

Seperti kodok ditimpa kemarau
Artinya : Berkeluh kesah tidak keruan

Udang tak tahu bungkuk nya
Artinya : Tidak tahu akan kekurangan dirinya

Laksana buah bemban, masak jatuh ke lumpur
Artinya : Menghilangkan diri.

Karam sambal oleh belacan
Artinya : Mendapat kerugian karena perbuatan orang kepercayaan atau yang dikasihi

Setinggi-tingginya melanting, jatuh juga ke tanah
Artinya : Betapa pun jauhnya orang merantau, suatu saat pasti kembali ke kampung halamannya juga.

Manusia mengikhtiarkan, Allah menakdirkan
Artinya : Ikhtiar atau akal budi ada di tangan manusia, jadi orang harus bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai tujuannya, tetapi berhasil tidaknya usaha itu bergantung pada takdir Tuhan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hidup Di Ujung Gurung Orang

Sambil menyelam minum air
Artinya : Mengerjakan dua pekerjaan atau lebih dalam waktu yang bersamaan

Elok palut, pengebat kurang
Artinya : Tampaknya sudah baik, tetapi sebenarnya belum

Lepas kaki leher terjerat
Artinya : Orang jahat yang sudah tidak dapat menyembunyikan kejahatannya lagi.

Adat diisi, lembaga dituang
Artinya :

  1. Melakukan sesuatu menurut adat kebiasaan
  2. Dilakukan menurut aturan yang lazim

Berkelahi dalam mimpi
Artinya : Berlelah-lelah dengan sia-sia

Bagai lobak di pemerunan, bagai kacang tengah dua bulan
Artinya : Anak-anak yang tubuhnya subur, cepat tumbuh besar dan tinggi. (pemerunan = tempat membakar sampah)

Menepik mata pedang
Artinya : Melawan orang yang berkuasa

Tempayan tertiarap di air
Artinya : Tidak mau mendengarkan nasihat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bak Anjing Tersepit

Telur sesangkak, pecah satu pecah semua
Artinya : Bersatu hati dalam segala hal

Adat ayam ke lesung, adat itik ke pelimbahan
Artinya : Semua orang mempunyai tempat dan rezekinya sendiri-sendiri.

Tidur tak nyenyak, makan tak kenyang
Artinya :

  1. Sangat gelisah
  2. banyak yang dipikirkan.

Pikir itu pelita hati
Artinya : Menggunakan akal budi dan mempertimbangkan segala sesuatu dengan baik menjadikan seseorang lebih bijaksana

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sawah Luas Tahan Tua, Rumah Gedang Tahan Tonggak”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *