Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sebab Buah Dikenal Pohonnya

Arti Peribahasa Sebab Buah Dikenal Pohonnya

Arti Peribahasa Sebab Buah Dikenal Pohonnya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sebab Buah Dikenal Pohonnya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sebab buah dikenal pohonnya

Dari perbuatan atau perangai seseorang dapat diketahui asalnya

Kesimpulan

Arti peribahasa sebab buah dikenal pohonnya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah dari perbuatan atau perangai seseorang dapat diketahui asalnya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sebab buah dikenal pohonnya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Belum bergigi hendak menggigit
Artinya : Belum berkuasa tetapi sudah berangan-angan untuk menindas.

Bagai aur dengan tebing
Artinya : Saling tolong-menolong.

Antan patah, lesung hilang
Artinya :

  1. Kemalangan yang bertimbun-timbun
  2. Tertimpa berbagai musibah (kecelakaan, kesusahan)

Ke gunung emas pasir baiduri, ke padang zamrud habis diedari, terbang bangau sepanjang hari, ke tasik juga akhirnya dicari
Artinya : Betapa pun jauhnya merantau (ke negeri yang luas, melihat tempat yang indah, dsb) pada akhirnya akan pulang juga ke negerinya sendiri.

Seperti ayam beranak itik
Artinya : Perihal orang tua yang berpemikiran kolot/kuno dan memiliki anak yang berpemikiran modern.

Hendak meluruskan ekor anjing
Artinya : Sangat susah untuk bisa mengubah tingkah laku yang sudah menjadi tabiat.

Hendak kerja golok keling, hendak makan parang punting
Artinya : Malas bekerja tetapi banyak makan/boros.

Bagai cembul dapat tutupnya
Artinya : Benar-benar sesuai.

Air digenggam tiada tiris
Artinya : Sangat berhati-hati dalam mengeluarkan sesuatu yang berharga.

Banyak tukang di mata dan di mulut, sedikit tukang di tangan
Artinya : Hanya pandai berkata-kata, tetapi tidak pandai dalam mengerjakan.

Hujan emas perak di negeri orang, hujan keris lembing di negeri kita, baik juga di negeri kita
Artinya : Walau bagaimanapun mewah dan makmurnya negeri orang, namun negeri sendirilah yang lebih baik.

Semut dipijak tidak mati, gajah diarung bergelimpangan semut terpijak tidak mati, alu tertarung patah tiga
Artinya : Perihal cara berjalan seorang perempuan yang baik lagi teratur (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)

Singkap daun ambil isi buah
Artinya : (berkata) dengan terus terang

Umpat dan puji tiada bercerai
Artinya : Waspadalah ketika menerima umpatan maupun pujian.

Bagai menghela rambut dalam tepung
Artinya : Pekerjaan yang sulit atau pekerjaan yang harus dikerjakan dengan hati-hati sekali

Usang dibarui, lapuk dikajangi
Artinya : Menghidupkan kembali kebiasaan lama yang baik dan sudah dilupakan orang, serta memperbaiki kebiasaan yang kurang baik.

Antara dua tengah tiga
Artinya : Sakit hampir mati.

Iba akan kacang sebuah, tak jadi memengat
Artinya : Karena sayang akan barang yang sedikit, tidak jadi mengerjakan hal yang diinginkan dan menyenangkan hati

Rusa di hutan, kancah sudah terjerang
Artinya : Sebelum membeli barang hendaklah dipikirkan terlebih dahulu fungsinya.

Hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing
Artinya :

  1. Perihal orang berlaki istri yang berkasih-kasihan
  2. Perihal orang bersahabat yang setia dan saling menolong

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sebab Buah Dikenal Pohonnya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

5 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *