Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sehari Selembar Benang, Setahun Selembar Kain

Arti Peribahasa Sehari Selembar Benang, Setahun Selembar Kain

Arti Peribahasa Sehari Selembar Benang, Setahun Selembar Kain

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sehari Selembar Benang, Setahun Selembar Kain

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sehari selembar benang, setahun selembar kain

Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik

Kesimpulan

Arti peribahasa sehari selembar benang, setahun selembar kain menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sehari selembar benang, setahun selembar kain, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Gaharu dibakar kemenyan berbau
Artinya : Memperlihatkan kelebihannya supaya dipercayai orang

Ketika ada jangan dimakan, telah habis maka dimakan
Artinya : Hemat dan cermat dalam menjalani kehidupan.

Ke sungai sambil mandi
Artinya : Sekali melakukan pekerjaan, dua-tiga maksud tercapai.

Itik mendapat air
Artinya : Memperoleh sesuatu yang sangat digemarinya.

Bagai menggelikan induk ayam
Artinya : Memberanikan orang yang penakut.

Gulai terlampau serai maung rasanya
Artinya : Perbuatan/perkataan yang berlebihan dan akhirnya hanya sia-sia.

Sudah tahu peria pahit
Artinya : Penyesalan yang sia-sia saja (sebab sudah tahu kurang baik, tetapi diperbuat juga)

Terkena luluk kandang kering
Artinya : Mendapatkan bencana/kesulitan pada peristiwa yang tidak ada sangkut-pautnya dengan dirinya.

Dapat tebu rebah
Artinya : Mendapat untung

Tak tanduk telinga dipulas
Artinya : Tindakan apa pun dilakukan asal dapat merugikan lawan (membalas dendam)

Mati dicatuk katak
Artinya : Orang yang berkuasa dikalahkan oleh orang yang lemah

Seperti monyet dipakaikan sutra
Artinya : Tidak dapat menghargai sesuatu yang diberikan kepadanya.

Bagai mencencang air
Artinya : Melakukan pekerjaan yang tidak ada faedahnya.

Silih berganti bagai ombak di tepi pantai
Artinya : Hidup bagai roda pedati, kadang di bawah kadang di atas, kadang senang kadang susah.

Anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi
Artinya : Bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan

Bak cetus api
Artinya : Sangat cepat.

Bunga dipetik perdu ditendang bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki
Artinya : Hanya mau mengambil keuntungan saja (misal istri dikasihi, mertua dibenci)

Buruk perahu, buruk pangkalan
Artinya : Tidak sudi lagi menginjak rumah bekas istrinya atau tempat bekerja yang telah ditinggalkan

Menunggu angin lalu
Artinya : Menunggu dengan sia-sia

Seperti kedangkan dengan caping
Artinya : Orang-orang yang akrab dan suka tolong-menolong

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sehari Selembar Benang, Setahun Selembar Kain”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *