Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Semalam Di Bawah Nyiur Pinang Orang, Kata Di Turut

Arti Peribahasa Semalam Di Bawah Nyiur Pinang Orang, Kata Di Turut

Arti Peribahasa Semalam Di Bawah Nyiur Pinang Orang, Kata Di Turut

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Semalam Di Bawah Nyiur Pinang Orang, Kata Di Turut

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Semalam di bawah nyiur pinang orang, kata di turut

Seseorang yang hampir bisa untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang baru.

Kesimpulan

Arti peribahasa semalam di bawah nyiur pinang orang, kata di turut adalah seseorang yang hampir bisa untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang baru.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa semalam di bawah nyiur pinang orang, kata di turut, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Haruslah Air Disauk, Dan Ranting Dipatah, Lama Hidup Banyak Merasa, Jauh Berjalan Banyak Dilihat

Kepala ke bawah, kaki ke atas
Artinya :

  1. Bekerja siang dan malam tanpa henti
  2. selalu sibuk.

Asing lubuk asing ikanya, asing pandang asing belakangnya
Artinya : Peraturan di masing-masing daerah berbeda tetapi tetap satu tujuan, yaitu demi keamanan dan kenyamanan daerah tersebut.

Amak berlela, amak berupa
Artinya : Banyak tabiat/perilaku, banyak sesuatu yang didapatkan/hasilnya. (amak = terlalu banyak)

Seperti menegakkan benang basah
Artinya : Sia-sia.

Berdengking si tua memekik, mustahil akan menggigit jema
Artinya : Orang yang terlalu marah sambil berteriak-teriak biasanya tidak sampai menggunakan tangan untuk memukul. (si tua = harimau) (jema = orang)

Kurang sisik, tinggal lidi di buku, selidik, tinggal kaji di guru
Artinya : Suatu tujuan/maksud tidak akan tercapai tanpa usaha (bersusah payah).

Asal ada sama di hati, gajah terantai boleh dilepaskan
Artinya : Kalau sudah ada persetujuan, apa pun halangannya dapat diatasi

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berhadap Kasih Mesra, Balik Belakang Lain Bicara

Anak rancak menantu sating
Artinya : Meraih kebahagiaan.

Pinang pulang ketampuk
Artinya : Sesuai.

Laksana lembu dogol, tak boleh ditanduk hanya disondol
Artinya : Orang yang suka menggertak/mengancam tetapi tidak berbahaya.

Sudah lulus maka hendak melantai
Artinya : Sudah celaka baru ingat

Seperti embacong buruk kulit
Artinya : Orang yang buruk rupa, tetapi berhati baik/mulia.

Semalam di bawah nyiur pinang orang, kata di turut
Artinya : Seseorang yang hampir bisa untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang baru.

Kerbau runcing tanduk
Artinya : Orang yang telah terkenal kejahatannya

Kalau takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai
Artinya : Kalau takut akan akibatnya, jangan melakukan pekerjaan itu

Hilang tapak tukul, timbul tapak canai
Artinya : Perbuatan orang (baik maupun buruk) yang terlebih dahulu hilang karena ditutupi oleh perbuatannya kemudian/yang sekarang. (tukul = pemukul kecil) (canai = asah)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Akal Singkat, Pendapat Kurang

Lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai
Artinya : Lebih baik mati daripada menanggung malu

Apa boleh buat, nasi sedap menjadi tawar
Artinya : Susah hati dapat mengubah perangai/perilaku seseorang.

Belum tahu di masin garam
Artinya : Belum memiliki pengalaman.

Hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya
Artinya : Orang yang sedang bercinta tidak mudah dipisahkan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Semalam Di Bawah Nyiur Pinang Orang, Kata Di Turut”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *