Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Seorang Ke Hilir Seorang Ke Mudik

Arti Peribahasa Seorang Ke Hilir Seorang Ke Mudik

Arti Peribahasa Seorang Ke Hilir Seorang Ke Mudik

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Seorang Ke Hilir Seorang Ke Mudik

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Seorang ke hilir seorang ke mudik

Tidak ada persesuaian perasaan dan pikiran antara laki bini, sahabat, dan sebagainya

Kesimpulan

Arti peribahasa seorang ke hilir seorang ke mudik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tidak ada persesuaian perasaan dan pikiran antara laki bini, sahabat, dan sebagainya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa seorang ke hilir seorang ke mudik, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Mana busuk yang tidak berbau
Artinya : Kejahatan (kesalahan) akhirnya akan ketahuan juga

Kelapa tebal sabut, terhempas ke batu tak pecah, dibuang ke laut tak tenggelam
Artinya : Orang yang banyak anak cucunya, dikasihi oleh kerabat dan kawan-kawannya, suka tolong-menolong, maka selamatlah hidupnya.

Tak berudang di balik batu, tak berorang di balik aku
Artinya : Sangat sombong.

Dua kali dua empat
Artinya : Sama saja.

Berkelahi di dalam mimpi
Artinya : Melakukan sesuatu yang sia-sia.

Walaupun disepuh emas lancung, kilat tembaga tampak
Artinya : Bagaimana pun orang jahat/biadab diajari, tetap saja sifatnya yang jahat/biadab itu akan kelihatan juga.

Sebab kasih akan bunga setangkai, dibuang bunga seceper
Artinya : Menyia-nyiakan teman-teman yang lain karena terlalu menyayangi seseorang.

Kalau menampi jangan tumpah padinya
Artinya : Mengerjakan sesuatu dengan sebaik-baiknya

Malang celaka Raja Genggang, anak terbeli tunjang hilang
Artinya : Hal orang yang malang, waktu diperoleh maksud yang kedua, yang sudah di tangan hilang pula

Sama naik bagai gelombang, sama turrun bak kapencong
Artinya : Dua hal atau kejadian yang sama keadaannya.

Sebut aku pasti datang, sebut dia penantian
Artinya : Sebaiknya gunakan barang yang sudah ada.

Hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing
Artinya :

  1. Perihal orang berlaki istri yang berkasih-kasihan
  2. Perihal orang bersahabat yang setia dan saling menolong

Dipegang lengan sudah bak lengan, dipegang betis sudah bak betis
Artinya :

  1. Orang yang menyangka dirinya telah cukup kuat (perihal uang atau kemampuan), sehingga merasa dirinya tidak perlu meminta bantuan dari orang lain
  2. orang yang angkuh.

Jauh dari mata jauhlah dari hati
Artinya : Hilang rasa kasih sayang setelah hidup berjauhan.

Bagai gelegar buluh
Artinya : Bercakap besar (sombong).

Laksana lembu dogol, tak boleh ditanduk hanya disondol
Artinya : Orang yang suka menggertak/mengancam tetapi tidak berbahaya.

Walau bagaimana pun minyak dicampur dengan air, minyak juga yang timbul
Artinya : Walau bagaimana pun golongan masyarakat yang berkumpul, tetap saja golongan bangsawan yang diberikan layanan istimewa (atau pelayanan yang lebih awal).

Hukum yang rata, adat yang datar
Artinya : Sesuatu yang sama baiknya.

Terdesak padang ke rimba
Artinya : Hilang akal

Jangan menumbuk di periuk, bertanak di lesung
Artinya : Janganlah melakukan suatu pekerjaan yang menyalahi kebiasaan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Seorang Ke Hilir Seorang Ke Mudik”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *