Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Seperti Ayam Beranak Itik

Arti Peribahasa Seperti Ayam Beranak Itik

Arti Peribahasa Seperti Ayam Beranak Itik

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Seperti Ayam Beranak Itik

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Seperti ayam beranak itik

Perihal orang tua yang berpemikiran kolot/kuno dan memiliki anak yang berpemikiran modern.

Kesimpulan

Arti peribahasa seperti ayam beranak itik adalah perihal orang tua yang berpemikiran kolot/kuno dan memiliki anak yang berpemikiran modern.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa seperti ayam beranak itik, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Laksana golok kayu, ditetakkan tak makan, dijual tak laku
Artinya : Pengetahuan yang tidak sempurna, sehingga tidak mendatangkan faedah sedikit pun.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sering Bertukar Jalan, Sering Bertukar Sebut

Berkandilkan bulan
Artinya : Tidak memiliki rumah/tempat tinggal.

Kecil bahan besar penimpanya
Artinya : Pengeluaran yang lebih banyak dibandingkan penghasilan.

Ingat sebelum kena, berhemat sebelum habis
Artinya : Ikhtiar harus dijalankan sebelum terlambat

Semanis-manisnya gula ada pasir di dalamnya, sepahit-pahitnya mambu kelatnya menjadi obat
Artinya : Kata-kata manis terkadang bisa menipu, sedangkan kata-kata keras/kasar terkadang bisa bermanfaat karena berisi nasihat.

Berpusing-pusing seperti baling-baling
Artinya : Kehidupan yang tidak tetap.

Ganti hidup berkeredaan, ganti mati berkebulatan
Artinya : Mencari pengganti seorang pimpinan harus melalui musyawarah dan mufakat. (reda = rela, senang hati)

Dapat harta timbul
Artinya : Mendapatkan keuntungan tanpa harus bersusah-payah.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kerbau Sekandang Dapat Digembalakan, Manusia Seorang Tiada Terjaga

Jika tak lalu dandang di air, di gurun dirangkakkan
Artinya : Untuk dapat menyampaikan maksud/tujuan, segala daya/upaya akan dilakukan. (dandang = sejenis perahu)

Telah berasap hidungnya
Artinya : Telah memperoleh keuntungan setelah lama menderita kekurangan

Pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan
Artinya :

  1. Menyelidiki sesuatu secara teliti
  2. Memeriksa dengan teliti

Ke mana condong, ke mana rebah
Artinya : Pekerjaan yang sudah dilakukan menurut adat atau kebiasaan

Surat atas batu
Artinya : Adat yang terpakai selamanya

Kuat burung karena sayap
Artinya : Tiap-tiap orang memiliki kekuatannya (kemampuannya)

Lalang yang terbakar, sicerek menumpang mati
Artinya :

  1. Terlibat dalam urusan orang lain
  2. mendapat kesulitan karena kesalahan orang lain.

Lupa ketinggalan, terlelap kemalingan
Artinya : Kurang berhati-hati dan akhirnya mengakibatkan kerugian.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Lengan Seperti Sulur Bakung

Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung
Artinya : Harus menyesuaikan diri dengan adat dan keadaan tempat tinggal

Jalan raya titian batu
Artinya : Adat/aturan yang belum berubah. (titian = jembatan kecil)

Anjing ditepuk menjungkit ekor
Artinya : Orang hina akan menyombongkan diri apabila dihormati.

Lengan bagai lilin dituang
Artinya : Lengan yang indah bentuknya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Seperti Ayam Beranak Itik”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *