Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Seperti Memalu Ular Dengan Benih, Ular Jangan Mati, Benih Jangan Rusak

Arti Peribahasa Seperti Memalu Ular Dengan Benih, Ular Jangan Mati, Benih Jangan Rusak

Arti Peribahasa Seperti Memalu Ular Dengan Benih, Ular Jangan Mati, Benih Jangan Rusak

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Seperti Memalu Ular Dengan Benih, Ular Jangan Mati, Benih Jangan Rusak

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Seperti memalu ular dengan benih, ular jangan mati, benih jangan rusak

Hukum yang sangat adil.

Kesimpulan

Arti peribahasa seperti memalu ular dengan benih, ular jangan mati, benih jangan rusak adalah hukum yang sangat adil.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa seperti memalu ular dengan benih, ular jangan mati, benih jangan rusak, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kelakatu Hendak Terbang Ke Langit

Alang-alang berdawat biarlah hitam
Artinya : Jika mengerjakan sesuatu janganlah tanggung-tanggung

Sebagai banteng ketaton
Artinya : Sebagai banteng yang luka terkena senjata (tentang orang yang melawan atau mempertahankan diri dengan gigih)

Gajah masuk kampung, kalau kayu tak tumbang, rumput layu juga
Artinya : Orang berkuasa yang berbuat sekehendak hatinya di lingkungan orang lemah/kecil/rendahan.

Seperti gula dalam mulut
Artinya :

  1. Pekerjaan yang sangat mudah
  2. Sesuatu yang sudah dikuasai

Api padam puntung hanyut
Artinya : Sudah habis (tamat) benar-benar

Tegak pada yang datang
Artinya :

  1. Tetap pendiriannya
  2. Tetap memegang keadilan (kebenaran)

Dijemba-jemba bagai bersiang, dihela surut bagai bertanam
Artinya : Mengatur segala sesuatu supaya baik. (bersiang = membersihkan)

Usul menunjukkan asal
Artinya :

  1. Kelakuan (budi bahasa) seseorang menunjukkan asal keturunannya
  2. Dari tingkah laku (tabiat) dapat kita ketahui asalnya (tinggi rendahnya derajat dan sebagainya)
Baca Juga :  Arti Peribahasa Mati Puyuh Hendakkan Ekor

Entak sedegam, langkah sepijak
Artinya :

  1. Seia-sekata
  2. sepakat. (degam = bunyi gemuruh)

Kalau pandai mencencang akar, mati lalu ke pucuknya
Artinya : Orang yang pandai dapat mengalahkan musuhnya hanya dengan sekali gerakan saja.

Angan lalu, paham tertumbuk
Artinya : Suatu hal yang banyak halangannya meskipun tampaknya dapat dilakukan dengan mudah

Macam memegang tali layang-layang
Artinya : Orang yang berkuasa dalam penghidupan seseorang ataupun orang banyak.

Tidak bernasi di balik kerak
Artinya : Orang yang suka memamerkan harta kekayaan milik orang tuanya.

Seperti kodok merindukan bulan
Artinya : Mustahil.

Bagai kelip-kelip terbang malam
Artinya : Rahasia yang tidak dapat disembunyikan.

Berendam sesayak air, berpaut sejengkal tali
Artinya : Hidup serba kekurangan

Lemak manis pada dialah, pahit maung pada orang
Artinya : Orang yang hanya suka dipuji dan tidak suka dikritik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Lemah-lembut Lintah, Melekat Payah Lucut

Seperti sebuah biji tersesat dalam rrumput
Artinya : Sesuatu yang sangat kecil.

Jauhari juga yang mengenal manikam
Artinya : Orang yang bijaksana juga yang mengetahui keelokan dari suatu ilmu pengetahuan.

Belanga kurang, periuk yang melebih-lebih
Artinya : Orang (bagian dari kelompok) yang tidak ikut berusaha (sebaliknya orang lain yang bersusah payah).

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Seperti Memalu Ular Dengan Benih, Ular Jangan Mati, Benih Jangan Rusak”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *