Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Seperti Ombak Darat Jolong Menurun

Arti Peribahasa Seperti Ombak Darat Jolong Menurun

Arti Peribahasa Seperti Ombak Darat Jolong Menurun

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Seperti Ombak Darat Jolong Menurun

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Seperti ombak darat jolong menurun

Tercengang/terheran-heran, seperti orang desa masuk ke kota.

Kesimpulan

Arti peribahasa seperti ombak darat jolong menurun adalah tercengang/terheran-heran, seperti orang desa masuk ke kota.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa seperti ombak darat jolong menurun, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading
Artinya : Orang yang berjasa akan selalu disebut-sebut orang walaupun telah mati

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Gunung Juga Yang Dilejang Panas

Melanting menuju tampuk
Artinya : Setiap usaha ada maksudnya

Genggam bara api biar sampai jadi arang
Artinya : Melakoni suatu pekerjaan yang susah hendaklah bersabar, sehingga tujuannya tercapai pada akhirnya.

Disuruh pergi dipanggil datang, bekerja karena perintah, berhenti karena tegah
Artinya :

  1. Patuh
  2. menurut pada perintah.

Tinggal nadi
Artinya : Sedang sakit parah.

Darah setampuk pinang
Artinya : Belum berpengalaman.

Lebih pucuk, lebih pelepah?
Artinya : Kiasan tentang yang mana lebih baik kawan lama atau kawan baru?

Lenggang bagai sirih jatuh, tak tahu di tampuk layu
Artinya : Orang yang tidak sadar akan kekurangan pada dirinya.

Bagai melepaskan batuk di tangga
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan tetapi tidak selesai.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kera Menjadi Monyet

Ikut hati mati, ikut mata buta
Artinya : Jika selalu menuruti nafsu, akhirnya akan mendapat celaka

Tua-tua kelapa, makin tua banyak santannya
Artinya : Orang pandai yang semakin tua semakin banyak pengalaman dan pengetahuannya.

Gulai terlampau serai maung rasanya
Artinya : Perbuatan/perkataan yang berlebihan dan akhirnya hanya sia-sia.

Umpama anjing makan muntahnya
Artinya : Orang yang tamak dan tidak memilih apa yang akan diperbuatnya.

Lupa kacang akan kulitnya
Artinya :

  1. Tidak tahu diri
  2. Lupa akan asalnya

Laksana kumbang menyeri bunga, kumbang pun terbang bunga pun layu
Artinya : Lelaki yang suka mempermainkan perempuan (ia pergi, perempuan itu pun merana).

Apa tampangnya, itulah tumbuhnya
Artinya : Hasil setiap pekerjaan setara dengan usaha yang dilakukan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sembelih Ayam Dengan Pisau, Sembelih Orang Denngan Kapak

Keris tersisip di dinding, pedang tajam dalam sarungnya
Artinya : Perbuatan yang pandir/bodoh.

Lain padang lain belalang
Artinya : Tiap-tiap negeri berlainan aturan dan adatnya

Kerja sebarang hubah, kasih sebarang tempat
Artinya : Kerja apa pun disukai dan siapa pun dikasihi. (hubah = suka)

Padi selumbung dimakan orang banyak
Artinya : Penghibur bagi istri yang suaminya beristri lebih daripada satu

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Seperti Ombak Darat Jolong Menurun”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *