Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Serumpun Bagai Serasi, Seliang Bagai Tebu

Arti Peribahasa Serumpun Bagai Serasi, Seliang Bagai Tebu

Arti Peribahasa Serumpun Bagai Serasi, Seliang Bagai Tebu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Serumpun Bagai Serasi, Seliang Bagai Tebu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Serumpun bagai serasi, seliang bagai tebu

Suka duka dihadapi bersama-sama.

Kesimpulan

Arti peribahasa serumpun bagai serasi, seliang bagai tebu adalah suka duka dihadapi bersama-sama.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa serumpun bagai serasi, seliang bagai tebu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Ular dipukul jangan mati, kayu pemukul jangan patah
Artinya : Menyelesaikan dua pekerjaan sekaligus dengan hasil yang baik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hujan Tempat Berteduh, Panas Tempat Berlindung

Berputik dulu baru berbunga, buahnya jarang dimakan beruk
Artinya : Perempuan yang hamil sebelum menikah. (beruk = monyet)

Harap lenggang serdadu, destar teleng, belanja kurang
Artinya : Bergaya gagah/seperti orang mampu, padahal sebenarnya tidak beruang/miskin.

Tahu di asin garam
Artinya : Banyak pengalaman

Kalau sama tinggi kayu di rimba, di mana angin akan lalu
Artinya : Kalau semua orang memiliki pangkat yang sama tinggi, siapa yang akan memimpin dan dipimpin.

Kalau sorok lebih dahulu daripada tokok, tidak mati babi
Artinya : Kalau lagak atau bual yang didahulukan, maksud tidak akan tercapai

Duduk dalam duri yang banyak, bersandar di batang rengas
Artinya : Hidup dalam keadaan yang serba salah karena tengah menghadapi kesulitan.

Bagai aur dengan tebing
Artinya : Saling tolong-menolong.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Rezeki Mata

Kering tempayan, cebok pun jauhlah
Artinya : Setelah harta orang tuanya habis, anak-anaknya pun menjauhkan diri.

Seperti toman makan anak
Artinya : Orang yang berbuat cabul (sumbang)

Seperti ikan kena tuba
Artinya : Bingung tidak keruan atau sudah tidak berdaya lagi

Hidung seperti dasun tunggal
Artinya :

  1. Bentuk hidung yang bagus, bulat di muka dan lancip ke belakang
  2. Mancung

Bagai air ditarik sungsang
Artinya : Melakukan sesuatu yang menjadi sukar karena salah jalan

Seperti melukut di tepi gantang
Artinya : Tidak dapat berbuat apa-apa

Enau sebatang dua sigainya
Artinya :

  1. Sebuah pekerjaan yang dikepalai/dipimpin oleh dua orang
  2. seorang perempuan yang menduakan suami/pacarnya.

Belum sekuku
Artinya : Sangat sedikit.

Biar dahi berluluk asal tanduk mengena
Artinya : Apa pun akan dilakukan asal maksud tercapai

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Pucuk Dilancarkan

Rambut sama hitam, pikiran berlain-lainan
Artinya : Lain orang lain pula tujuan yang ingin dicapai.

Ada padi semua kerja jadi, ada beras semua kerja deras
Artinya : Orang yang mampu dan berilmu, segala maksudnya mudah tercapai.

Harimau puntung kena penjara, pelanduk kecil menolakkan mara
Artinya : Ada kalanya kesusahan/kesulitan yang dialami oleh orang besar/berkuasa akan ditolong oleh orang kecil/rendahan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Serumpun Bagai Serasi, Seliang Bagai Tebu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *