Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Seukur Mata Dengan Telinga

Arti Peribahasa Seukur Mata Dengan Telinga

Arti Peribahasa Seukur Mata Dengan Telinga

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Seukur Mata Dengan Telinga

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Seukur mata dengan telinga

Seturut penglihatan dan pendengaran

Kesimpulan

Arti peribahasa seukur mata dengan telinga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah seturut penglihatan dan pendengaran

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa seukur mata dengan telinga, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Hendak masak langsung hangus
Artinya : Karena terlalu hendak meninggikan diri, akhirnya hanya mendapat malu.

Di bawah lantai nan tiris
Artinya : Seseorang yang mendapatkan penghinaan dan menganggap dirinya rendah.

Mandi tak basah
Artinya :

  1. Orang yang keras hati
  2. terlalu rindu.

Manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya
Artinya : Orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi

Sauk menyauk air mandikan diri
Artinya : Hidup dengan usahanya sendiri

Kalau pandai mencencang akar, mati lalu ke pucuknya
Artinya : Orang yang pandai dapat mengalahkan musuhnya hanya dengan sekali gerakan saja.

Gunung yang tinggi akan runtuh jika setiap hari digali
Artinya : Sebanyak apapun harta yang dimiliki pasti akan habis juga jika jika terlalu boros dan tidak diatur dengan baik.

Mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak
Artinya : Anak dan bapak wajib tolong-menolong

Kerbau turun berendam ki
Artinya : Waktu pukul lima petang

Jadi abu arang
Artinya : Sudah usang atau basi (tentang pembicaraan dan sebagainya)

Ada seperti tampaknya apung-apung
Artinya : Barang yang dihajati telah ada tetapi belum tentu dapat diambil/digunakan.

Ada laut, ada perompak
Artinya : Segala sesuatu itu pasti ada pasangannya.

Bertenun sampai ke bunjai nya
Artinya : Mengerjakan sesuatu harus sampai selesai

Pucuk layu disiram hujan
Artinya : Orang susah mendapat kesenangan

Garam dikulum tak hancur
Artinya : Orang yang pandai menyimpan/menjaga rahasia.

Sudah tidak tersudu oleh angsa, baharu diberikan kepada itik
Artinya : Orang kecil hanya beroleh apa-apa yang tidak dapat digunakan oleh orang besar

Selama hujan akan panas jua
Artinya : Sehabis kesusahan, akhirnya akan datang juga waktu yang baik

Naik seperti kelip-kelip, turun seperti ribut
Artinya : Untuk memperoleh kejayaan/kekayaan lambat/sangat susah, tetapi untuk jatuh cepat/mudah sekali.

Takkan dua kali orang tua kehilangan tongkat
Artinya : Kegagalan yang sama tidak akan sampai dilakukan dua kali jika sudah dipelajari kegagalan yang terdahulu.

Siapa melalah, siapa patah
Artinya : Berani berbuat, maka harus berani juga bertanggung jawab.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Seukur Mata Dengan Telinga”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *