Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Siapakah Yang Mau Menghujankan Garamnya?

Arti Peribahasa Siapakah Yang Mau Menghujankan Garamnya?

Arti Peribahasa Siapakah Yang Mau Menghujankan Garamnya?

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Siapakah Yang Mau Menghujankan Garamnya?

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Siapakah yang mau menghujankan garamnya?

Tidak ada orang yang mau menunjukkan aibnya sendiri.

Kesimpulan

Arti peribahasa siapakah yang mau menghujankan garamnya? adalah tidak ada orang yang mau menunjukkan aibnya sendiri.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa siapakah yang mau menghujankan garamnya?, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Masuk Lima Keluar Sepuluh

Serumpun bagai serasi, seliang bagai tebu
Artinya : Suka duka dihadapi bersama-sama.

Di padang orang berlari, di padang sendiri berjingkat
Artinya : Tabiat orang tamak, mau menerima pemberian orang, tetapi tidak mau memberi

Neraca palingan Allah, mata palingan setan
Artinya : Pendirian orang mudah berubah.

Kuda yang baik tak bercerai daripada pelananya
Artinya : Orang rajin yang senantiasa disuruh/diperintah orang.

Yang bingung makanan yang cerdik, yang tidur makanan yang jaga
Artinya : Orang bodoh hanya akan menjadi mangsa penipuan dari orang cerdik.

Tidak masuk buku
Artinya : Tidak masuk dalam hitungan

Anak badak dihambat-hambat
Artinya : Dengan sengaja mencari bahaya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Laksana Taji Dibentuk

Bayan di tangan habis terlepas
Artinya : Nasib malang.

Kayu yang berakar tunjang tak endahkan ribut
Artinya : Orang yang memiliki banyak kawan/kerabat tidak akan takut susah.

Patah batu hatinya
Artinya : Hilang sama sekali kemauannya

Gajah berhati, kuman pun berhati juga
Artinya : Kaya/berkuasa dan miskin/rendahan sama-sama memiliki pemikiran dan nafsu.

Serumpun bagai serai, tentu maung
Artinya : Seia sekata.

Berminyak muka nya
Artinya :

  1. Senang
  2. Gembira

Ingat sebelum kena, berhemat sebelum habis
Artinya : Ikhtiar harus dijalankan sebelum terlambat

Laksana buah bemban, masak jatuh ke lumpur
Artinya : Menghilangkan diri.

Menjalankan jarum halus
Artinya : Mengenakan tipu muslihat yang lain

Di hulu keruh di hilir pun tentu keruh juga
Artinya : Kalau asalnya tidak baik, maka hasilnya pun tentu tidak baik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Anak Kambing Takkan Menjadi Anak Harimau

Awan mengandung hujan
Artinya : Memprediksi hal yang belum pasti akan terjadi.

Berkelahi dalam mimpi
Artinya : Berlelah-lelah dengan sia-sia

Jikalau menampi jangan tumpah padinya
Artinya : Jika hendak memilih suatu benda, maka berhati-hatilah agar benda yang berguna/berharga tidak sampai terbuang.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Siapakah Yang Mau Menghujankan Garamnya?”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *