Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Silih Berganti Bagai Ombak Di Tepi Pantai

Arti Peribahasa Silih Berganti Bagai Ombak Di Tepi Pantai

Arti Peribahasa Silih Berganti Bagai Ombak Di Tepi Pantai

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Silih Berganti Bagai Ombak Di Tepi Pantai

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Silih berganti bagai ombak di tepi pantai

Hidup bagai roda pedati, kadang di bawah kadang di atas, kadang senang kadang susah.

Kesimpulan

Arti peribahasa silih berganti bagai ombak di tepi pantai adalah hidup bagai roda pedati, kadang di bawah kadang di atas, kadang senang kadang susah.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa silih berganti bagai ombak di tepi pantai, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Laksana Batik Lasam

Sebab kasih akan bunga setangkai, dibuang bunga seceper
Artinya : Menyia-nyiakan teman-teman yang lain karena terlalu menyayangi seseorang.

Kain sehelai berganti-ganti
Artinya : Perihal sangat miskin suami istri

Dialas bagai memengat
Artinya : Kalau berkata hendaknya jangan asal berkata saja

Sawah berpematang berpiring ladang berbintalak
Artinya : Segala sesuatu ada batasnya

Ayam putih terbang siang, hinggap di halaman, terang kepada mata orang banyak
Artinya : Perkara yang nyata dan mudah ketahuan.

Bertemu muka dengan tedung
Artinya : Bertemu (berharap-harap) antara dua orang yang sama-sama kuat (pandai)

Sepuluh kapal datang, anjing pun bercawat ekor
Artinya : Perihal orang yang mempertahankan tradisi dan tidak mau diajak maju/berubah.

Mabuk di enggang lalu
Artinya : Sangat tertarik hatinya kepada orang yang belum dikenal

Kemenyan sebesar lutut jika tiada dibakar manakan berbau
Artinya :

  1. Kepandaian hendaklah diajarkan kepada orang lain
  2. kepandaian akan hilang hilang begitu saja jika tidak diajarkan kepada yang lain.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Besar Bungkus Tak Berisi Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Condong yang akan menongkat, rebah yang akan menegakkan
Artinya : Pemimpin yang akan membantu anak buahnya kalau mereka dalam kesusahan

Tampak jalan tempat lalu, lupa batu akan menarung
Artinya : Orang miskin yang celaka karena mendapatkan keuntungan dan sempat memanfaatkan keuntungan itu.

Segan bertanya sasat dijalan, segan bergalah hanyut serantau
Artinya : Jika tidak tahu mengenai sesuatu hal, sebaiknya ditanyakan selengkapnya agar tidak celaka/mendapat musibah.

Tidak terindang dedak basah
Artinya : Perkara (perselisihan dan sebagainya) yang sangat sulit penyelesaiannya

Asal selamat ke seberang, biar bergantung di ekor buaya
Artinya : Sangat perlu akan pertolongan, bagaimanapun caranya pertolongan itu akan diterimanya.

Seorang budi-budian, seorang tabung seruas
Artinya : Dua orang yang sangat berbeda tabiatnya (seorang banyak akal liciknya, seorang lagi lurus hati)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Air Dalam Terenang

Baji dahan membelah dahan
Artinya : Memboroskan harta tuannya

Kuda yang baik tak bercerai daripada pelananya
Artinya : Orang rajin yang senantiasa disuruh/diperintah orang.

Ular telan babi, cacing yang bengkak perut
Artinya : Iri hati melihat keberuntungan orang lain.

Bermain-main dengan kerbau, dilontarnya muka dengan ekornya
Artinya : Berkawan dengan orang bodoh, tentu akan menanggung kerugian.

Sepenggalah matahari naik
Artinya : Alamat waktu, kira-kira pukul 08.00 atau 09.00

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Silih Berganti Bagai Ombak Di Tepi Pantai”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *