Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Suarang Ditagih, Sekutu Dibelah

Arti Peribahasa Suarang Ditagih, Sekutu Dibelah

Arti Peribahasa Suarang Ditagih, Sekutu Dibelah

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Suarang Ditagih, Sekutu Dibelah

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Suarang ditagih, sekutu dibelah

Harta milik bersama atau persekutuan dibagi sebagaimana mestinya apabila suami istri atau orang berekanan bercerai atau berpisah

Kesimpulan

Arti peribahasa suarang ditagih, sekutu dibelah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah harta milik bersama atau persekutuan dibagi sebagaimana mestinya apabila suami istri atau orang berekanan bercerai atau berpisah

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa suarang ditagih, sekutu dibelah, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai tulisan di atas air
Artinya : Memberikan nasihat dan ajaran yang sia-sia.

Tidak kelih mau tengok
Artinya : Ingin mendapat sesuatu, tetapi segan berusaha

Bagai bulan penuh mengambang di kaki awan
Artinya : Perempuan cantik yang sedang keluar rumah.

Di lurah air yang besar, di bukit orang yang hanyut
Artinya : Orang tidak bersalah yang menerima hukuman.

Masuk dari kuping kiri keluar lewat kuping kanan
Artinya : Tidak mendengarkan nasihat

Sukat darah bertimbang daging
Artinya : Berjuang mati-matian.

Ditating bagai minyak penuh
Artinya : Diperlakukan dengan sangat hati-hati.

Alah mahu, bertimbang enggan, cungkil merih akan pembayar
Artinya : Tidak menepati janji dan menentang balik orang yang diberinya janji.

Tiada lepas dari bibir
Artinya : Suatu pekerjaan yang masih dalam tahap perencanaan (belum dikerjakan sama sekali).

Jangan menggerak ular tidur
Artinya : Bahaya jangan dicari-cari.

Besar pasak dari tiang
Artinya : Belanja lebih besar daripada pendapatan

Seperti kumbang dijolok
Artinya : Suatu perkataan yang menusuk hati dan tidak enak untuk didengar.

Asal selamat ke seberang, biar bergantung di ekor buaya
Artinya : Sangat perlu akan pertolongan, bagaimanapun caranya pertolongan itu akan diterimanya.

Ke tengah boleh, ke tepi pun boleh
Artinya :

  1. Orang yang dapat menyesuaikan dirinya dalam pergaulan
  2. pandai menempatkan diri sesuai kondisi.

Dua kali dua empat
Artinya : Sama saja.

Rupa seperti cindaku
Artinya : Orang yang buruk rupa dan menakutkan.

Tersesak bagai undang kepada yang runcing, tak dapat bertenggang lagi
Artinya : Orang yang sudah tidak berdaya.

Ladang yang berpunya
Artinya : Perempuan yang sudah kawin

Apa gunanya bulan terang di dalam hutan, jikalau di dalam negeri betapa baiknya
Artinya : Tidak ada faedahnya menunjukkan kepandaian kepada orang-orang yang tidak dapat menghargainya.

Rambut sama hitam, pikiran berlain-lainan
Artinya : Lain orang lain pula tujuan yang ingin dicapai.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Suarang Ditagih, Sekutu Dibelah”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *