Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sudah Ketinggalan Zaman

Arti Peribahasa Sudah Ketinggalan Zaman

Arti Peribahasa Sudah Ketinggalan Zaman

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sudah Ketinggalan Zaman

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sudah ketinggalan zaman

Sudah tidak lagi sesuai dengan zaman sekarang.

Kesimpulan

Arti peribahasa sudah ketinggalan zaman adalah sudah tidak lagi sesuai dengan zaman sekarang.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sudah ketinggalan zaman, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Seperti pinang pulang ke tampuknya
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Sudah cocok
Baca Juga :  Arti Peribahasa Berapa Panjang Lunjur, Begitulah Panjang Selimut

Habis sampan kerong-kerong tak dapat
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Api kecil baik dipadam
Artinya : Basmilah kejahatan semasih belum membesar.

Tua-tua keladi, semakin tua semakin jadi
Artinya : Orang tua yang tidak tahu diri dan bertingkah laku seperti anak muda.

Cakapan sejengkal dibawa sehasta
Artinya : Berlebihan.

Salah bunuh memberi balas, salah cencang memberi pampas
Artinya : Hukuman yang diberikan harus sesuai/setimpal dengan perbuatannya.

Berkata-kata dengan lutut
Artinya : Berbicara dengan orang bodoh/orang yang tidak mengerti.

Hati bagai pelepah, jantung bagai jantung pisang
Artinya : Orang yang tidak berperasaan.

Takut kepada ular terkejut kepada bengkarung
Artinya : Merasa takut pada orang yang berkuasa beserta keluarganya.

Cencang terdadek jadi ukir
Artinya : Kesalahan yang tidak dilakukan secara disengaja, tetapi akhirnya mendatangkan kebaikan. (terdadek = tersesat)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berbisik Kedengaran, Berimbau Kelampauan

Kalau tak pandai menggelamai, bercirit kambinglah kelak, dikunyah patah gigi, ditelan sembelit
Artinya : Suatu pekerjaan kalau dikerjakan oleh orang yang tidak tahu, pada akhirnya hanya akan merusak pekerjaan itu.

Mengisap mencarak, mencucup benak
Artinya : Terlalu banyak mengambil keuntungan dari orang lain (mengisap darah)

Mendapat pisang berkubak
Artinya : Mendapat keuntungan yang banyak dengan mudah

Rusak bangsa oleh laku
Artinya : Biarpun orang berbangsa tinggi, kalau berkelakuan buruk, keturunannya yang tinggi itu tidak akan dihargai orang

Macam kepiting jalan
Artinya : Orang yang jalannya miring.

Serigala dengan anggur
Artinya : Sikap seseorang yang mencela sesuatu yang sangat diingininya dan berusaha memerolehnya, tetapi gagal

Baca Juga :  Arti Peribahasa Condong Yang Akan Menimpa

Jerat serupa jerami
Artinya : Tipu daya yang tersembunyi.

Mulut disuapi pisang, pantat dikait dengan onak mulut manis hati berkait
Artinya : Manis perkataannya, tetapi jahat maksudnya

Kelekatu hendak terbang ke langit
Artinya : Hendak mencapai sesuatu yang tidak mungkin

Bagai rupa tungkahan
Artinya : Sangat buruk. (tungkahan = kayu landasan di dapur)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sudah Ketinggalan Zaman”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *