Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Sukakan Gaharu Karena Baunya, Sukakan Guru Karena Ilmunya

Arti Peribahasa Sukakan Gaharu Karena Baunya, Sukakan Guru Karena Ilmunya

Arti Peribahasa Sukakan Gaharu Karena Baunya, Sukakan Guru Karena Ilmunya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Sukakan Gaharu Karena Baunya, Sukakan Guru Karena Ilmunya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Sukakan gaharu karena baunya, sukakan guru karena ilmunya

Menyukai sesuatu karena ada faedahnya.

Kesimpulan

Arti peribahasa sukakan gaharu karena baunya, sukakan guru karena ilmunya adalah menyukai sesuatu karena ada faedahnya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sukakan gaharu karena baunya, sukakan guru karena ilmunya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai rambut dibelah tujuh seribu
Artinya : Sedikit (kecil) sekali

Baca Juga :  Arti Peribahasa Telah Panas Hari, Lupa Kacang Akan Kulitnya

Jatuh di atas tilam
Artinya : Mendapat kesenangan hidup

Bintang di langit boleh dibilang, tetapi arang di muka tak sadar
Artinya : Cela (kesalahan, keburukan, dan sebagainya) orang lain diketahui, tetapi cela sendiri tidak tahu

Rambut sama hitam, pikiran berlain-lainan
Artinya : Lain orang lain pula tujuan yang ingin dicapai.

Meludah ke langit, muka juga yang basah
Artinya : Melawan atau membantah orang yang berkuasa, akhirnya sendiri yang mendapat kesusahan atau kesulitan

Engkau belum mencapai pengayuh, aku telah sampai seberang
Artinya : Tujuan orang dapat diketahui hanya dengan melihat tingkah laku atau cara bicaranya.

Berhadap kasih mesra, balik belakang lain bicara
Artinya : Tidak menepati janji.

Hutang tiap helai bulu
Artinya : Berhutang sangat banyak.

Sekerat ular sekerat belut
Artinya : Orang yang bermuka dua (ikut ke sana kemari)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Condong Yang Akan Menongkat, Rebah Yang Akan Menegakkan

Kalau ibu kaya anak jadi puteri, kalau anak kaya ibu jadi budak
Artinya : Perbedaan antara kasih sayang ibu dengan kasih sayang anak.

Lemah-lembut santan berlada
Artinya : Perkataan manis yang berisi sindiran yang pedas.

Yang dijolok tiada jatuh, penjolok tinggal di atas
Artinya : Yang dikehendaki tidak tercapai, sedangkan alat/syarat yang digunakan untuk mencapai maksudnya itu pun hilang.

Seiring bertukar jalan, sekadang tidak sebau
Artinya : Pendapat berbeda, tetapi tujuan/maksudnya sama.

Bakar tak berapi
Artinya : Mencintai/menyukai secara diam-diam.

Disangkakan langit itu rendah, dipandang dekat, dicapai tak dapat
Artinya : Suatu pekerjaan hendaklah dicoba terlebih dulu sebelum mengatakan mudah atau susah.

Satu bertelur, ayam sekandang ikut ribut
Artinya : Satu orang yang mendapatkan kesusahan atau keberuntungan, semua orang akan ikut membicarakannya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sebagai Cendawan Dibasuh

Dialas bagai memengat
Artinya : Kalau berkata hendaknya jangan asal berkata saja

Terlalu panggan jadi hangus
Artinya : Terlalu menyanjung/membanggakan diri dan akhirnya jatuh juga.

Sepandai-pandai bungkus, yang busuk berbau juga
Artinya : Perbuatan buruk yang selalu dirahasiakan, suatu saat pasti akan ketahuan juga.

Spt sebuah biji tersesat dl rumput
Artinya :

  1. Orang yang hina tidak kelihatan oleh orang
  2. Sesuatu yang kecil

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sukakan Gaharu Karena Baunya, Sukakan Guru Karena Ilmunya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *