Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Syariat Palu-memalu, Pada Hakikat Nya Adalah Balas-membalas

Arti Peribahasa Syariat Palu-memalu, Pada Hakikat Nya Adalah Balas-membalas

Arti Peribahasa Syariat Palu-memalu, Pada Hakikat Nya Adalah Balas-membalas

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Syariat Palu-memalu, Pada Hakikat Nya Adalah Balas-membalas

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Syariat palu-memalu, pada hakikat nya adalah balas-membalas

Kebaikan harus dibalas dengan kebaikan

Kesimpulan

Arti peribahasa syariat palu-memalu, pada hakikat nya adalah balas-membalas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kebaikan harus dibalas dengan kebaikan

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa syariat palu-memalu, pada hakikat nya adalah balas-membalas, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kepala ke bawah, kaki ke atas
Artinya :

  1. Bekerja siang dan malam tanpa henti
  2. selalu sibuk.

Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga
Artinya : Perbuatan yang terlanjur (walaupun hanya berbuat sedikit, akibatnya sama juga dengan yang berbuat banyak).

Daripada hidup bergelumang tahi, lebih baik mati bertimbun bunga
Artinya : Lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat. (bergelumang = berlumur)

Kejap bagai pelitakan padam
Artinya : Pujian kepada perempuan yang cantik/elok.

Terlentang sama makan abu, tengkurap sama makan tanah
Artinya : Kesetiaan dalam persahabatan atau percintaan serta ikhlas dalam menjalani hidup (baik suka maupun duka).

Bagai membelah betung
Artinya : Pendirian yang berat sebelah.

Bagai pucuk dilancarkan
Artinya : Sangat cepat.

Deras seperti anak panah
Artinya : Sangat cepat.

Badai makan anak
Artinya : Seorang ayah yang membuang anaknya karena takut kebesarannya hilang.

Hidup di ujung gurung orang
Artinya : Orang yang hidup melarat

Jangan membuat baik, memberi itik bertaji, membuat jahat, sampai ayam dikerat susuhnya
Artinya : Memberikan sesuatu yang baik hendaklah pada tempatnya.

Tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi orang buta
Artinya : Bagi orang yang sangat bodoh pidato yang bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya

Kuda itu kuda juga, keledai itu keledai juga
Artinya : Segala sesuatu akan kembali ke asalnya.

Ada rotan ada duri
Artinya : Dalam kesenangan tentu ada kesusahannya

Salah wesel
Artinya : Orang yang salah mengerti dalam membicarakan orang lain.

Kokok berderai-derai, ekor bergelumang tahi
Artinya : Orang yang sombong tetapi sebenarnya keluarga/kerabatnya hidup dalam kemelaratan. (bergelumang = kotor berlumuran)

Awak tikus hendak menampar kepala kucing
Artinya : Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh atau terjadi

Di lurah air yang besar, di bukit orang yang hanyut
Artinya : Orang tidak bersalah yang menerima hukuman.

Tampuk nya masih bergetah
Artinya : Masih cukup penghidupannya

Lembut seperti buah bemban
Artinya : Tidak kaku

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Syariat Palu-memalu, Pada Hakikat Nya Adalah Balas-membalas”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *