Info Pendidikan Terbaru Peribahasa 2 Arti Peribahasa Tak Sungguh Seluang Melaut, Akhirnya Balik Ke Tepi Juga

2 Arti Peribahasa Tak Sungguh Seluang Melaut, Akhirnya Balik Ke Tepi Juga

Arti Peribahasa Tak Sungguh Seluang Melaut, Akhirnya Balik Ke Tepi Juga

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Tak Sungguh Seluang Melaut, Akhirnya Balik Ke Tepi Juga

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga

  1. Tidak betah tinggal di perantauan
  2. Orang yang meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga

Kesimpulan

Arti peribahasa tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tidak betah tinggal di perantauan; orang yang meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Telunjuk mencolok mata
Artinya : Orang kepercayaan yang merusak sesuatu yang dipercayakan padanya.

Gajah hendak berak besar, kita pun hendak berak besar juga
Artinya : Orang kecil/rendahan yang hendak meniru tingkah laku orang besar/mampu yang akhirnya membawa dirinya dalam kekalahan/kesulitan.

Anak kuda bulu kasap
Artinya : Anak muda yang riang gembira.

Kalau panjang beri beruas, kalau pendek beri berbuku
Artinya : Suatu pekerjaan itu hendaklah dikerjakan menurut aturannya.

Lurus-lurus ekor anjing, walau bagaimanapun ada juga bengkoknya
Artinya : Orang yang sudah terbiasa berbuat jahat, sekali-sekali pasti akan teringat untuk mengulangi perbuatan jahatnya.

Semut gatal gonggong gunung, bagaimana dunia takkan sunyi
Artinya : Melakukan sesuatu yang aneh/tidak wajar.

Nyamuk lepas pijat-pijat kena pirik
Artinya : Mendapatkan bencana/kesulitan karena kesalahan orang lain. (pirik = menumbuk/melumat)

Ada ubi ada batas, ada masa boleh balas
Artinya : Segala perbuatan itu sewaktu-waktu akan mendapat balasan yang setimpal.

Banyak tukang di mata dan di mulut, sedikit tukang di tangan
Artinya : Hanya pandai berkata-kata, tetapi tidak pandai dalam mengerjakan.

Banyak menelan garam hidup
Artinya : Banyak pengalaman hidup

Sebagai sadur menimbulkan senam
Artinya : Kelihatan keadaan (maksud, tabiat) yang sebenarnya

Seperti beranak besar hidung
Artinya : Perihal seseorang yang sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yang baru diperolehnya

Lah karam maka bertimba
Artinya : Setelah mendapatkan kesulitan/kerugian barulah teringat.

Sebagai minyak dengan air
Artinya : Tidak dapat bersatu (karena bermusuhan dan sebagainya)

Cakap berdegar-degar, tumit diketing
Artinya : Banyak mulut, tetapi penakut

Malu bertanya sesat di jalan, malu berdayung perahu hanyut
Artinya : Segan/enggan untuk berusaha maka tidak akan memperoleh kemajuan/keuntungan/kesenangan.

Menabur menanam biji atas batu
Artinya : Sia-sia belaka, seperti memberi nasihat kepada orang yang tidak mau mengindahkan

Membekali budak lari
Artinya : Dua kali merugi

Tidak tampak batang hidungnya
Artinya :

  1. Tidak muncul
  2. tidak kelihatan.

Seperti kucing dapat tikus
Artinya : Tidak bisa diam.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tak Sungguh Seluang Melaut, Akhirnya Balik Ke Tepi Juga”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *