Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Takut Hantu, Terpeluk Bangkai

Arti Peribahasa Takut Hantu, Terpeluk Bangkai

Arti Peribahasa Takut Hantu, Terpeluk Bangkai

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Takut Hantu, Terpeluk Bangkai

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Takut hantu, terpeluk bangkai

Menghindari bahaya yang kecil, tetapi justru mendapatkan bahaya yang lebih besar.

Kesimpulan

Arti peribahasa takut hantu, terpeluk bangkai adalah menghindari bahaya yang kecil, tetapi justru mendapatkan bahaya yang lebih besar.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa takut hantu, terpeluk bangkai, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Ikut hati mati, ikut rasa binasa
Artinya : Jika hanya menuruti hawa nafsu tentu akan celaka

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kayu Yang Besar Jugalah Yang Bersakat

Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran
Artinya :

  1. Cocok
  2. Seia sekata

Ada sampan hendak berenang
Artinya : Sengaja berpayah-payah padahal sebenarnya tidak perlu berbuat begitu

Jangan sangat pemilih, takut terkena buku buluh
Artinya : Kerjakanlah suatu pekerjaan dengan tekun dan sabar.

Laksana katak di harung ular
Artinya : Lari bercempera/berhamburan dengan suara agak riuh karena ketakutan.

Empat sudah bersimpul satu
Artinya : Kesempurnaan yang diperoleh dari empat orang, orang yang berpengetahuan, orang yang berakal/berbudi pekerti, orang yang mahir, dan orang yang rajin.

Seperti menepung tiada betas
Artinya : Pekerjaan yang dilaksanakan tanpa kepandaian/keahlian yang memadai sangat jarang akan berakhir baik/sesuai harapan.

Manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas dimuntahkan
Artinya : Segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak

Baca Juga :  Arti Peribahasa Amak Berlela, Amak Berupa

Seperti kulit badak
Artinya :

  1. Keras dan kejam
  2. tidak berperasaan dan tidak tahu malu.

Mendapat panjang hidung
Artinya : Mendapat malu

Kasihan gajah berusung
Artinya : Rasa kasih yang tidak pada tempatnya.

Di mana tembilang terentak, di situlah cendawan tumbuh
Artinya : Di mana perkara atau perselisihan tumbuh, di situlah diselesaikan

Meminta tanduk kepada kuda
Artinya : Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin didapat

Nampak gabak di hulu
Artinya : Tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadi sesuatu hal.

Jangan sudah terperosok, baru hendak membaiki lantai
Artinya : Orang yang baru beringat-ingat setelah mendapatkan kesulitan/malapetaka.

Besar pasak dari tiang
Artinya : Belanja lebih besar daripada pendapatan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Yang Elok Budi, Yang Indah Bahasa

Bercermin di air keruh
Artinya : Mencontoh perbuatan yang kurang baik/kurang terpuji.

Menari merentak di ladang orang
Artinya : Bersenang-senang memakai harta orang atau di rumah orang lain

Hidung seperti dasun tunggal
Artinya :

  1. Bentuk hidung yang bagus, bulat di muka dan lancip ke belakang
  2. Mancung

Untung sepanjang jalan, malang sepanjang mata
Artinya : Sangat sulit untuk meraih keuntungan, tetapi sangat mudah untuk mendapatkan kesulitan/kecelakaan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Takut Hantu, Terpeluk Bangkai”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *