Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Takut Kepada Ular Terkejut Kepada Bengkarung

Arti Peribahasa Takut Kepada Ular Terkejut Kepada Bengkarung

Arti Peribahasa Takut Kepada Ular Terkejut Kepada Bengkarung

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Takut Kepada Ular Terkejut Kepada Bengkarung

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Takut kepada ular terkejut kepada bengkarung

Merasa takut pada orang yang berkuasa beserta keluarganya.

Kesimpulan

Arti peribahasa takut kepada ular terkejut kepada bengkarung adalah merasa takut pada orang yang berkuasa beserta keluarganya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa takut kepada ular terkejut kepada bengkarung, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Meminta tanduk kepada kuda
Artinya : Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin didapat

Baca Juga :  Arti Peribahasa Datar Bak Lantai Papan, Licin Bak Dinding Cermin

Berguru dahulu sebelum bergurau
Artinya : Belajar dahulu sebelum bersenang-senang

Sumbing melalui ratak melampaui garis
Artinya : Seseorang yang memiliki kesalahan yang sangat besar.

Gajah mati tulang setimbun
Artinya : Orang kaya (besar dan sebagainya) mati, banyak peninggalannya

Tahu di dalam lubuk
Artinya : Tahu benar akan seluk beluk suatu perkara

Genggam-genggam bara, terasa hangat dilepaskan
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan dengan setengah hati/tidak sungguh-sungguh akan terasa sukar dan pada akhirnya akan ditinggalkan tanpa ada manfaatnya.

Selisih berujung kerja berjunjung
Artinya : Setiap pekerjaan besar selalu ada orang yang bertanggung jawab.

Seludang menolakkan mayangan
Artinya : Memperlihatkan atau kelihatan kecantikannya.

Diberi berkuku hendak mencekam
Artinya : Diberi kekuasaan, lalu hendak berbuat sewenang-wenang

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Memalu Ular Dengan Benih, Ular Jangan Mati, Benih Jangan Rusak

Bagai ayam naik ke surau
Artinya : Bertamu ke rumah orang lain yang tidak memberi jamuan apa-apa.

Lain diniat lain ditakdir, lain diacah lain yang jadi
Artinya : Memperoleh sesuatu yang lain daripada yang dikehendaki/diinginkan.

Tunggul kayu ditaruh pelicin elok juga, jangankan manusia
Artinya : Barang yang sederhana dan kurang berharga bila disentuh oleh tangan-tangan kreatif akan menjadi lebih bernilai.

Apa guna bunga ditanam, jika tidak diberi kumbang menyerinya
Artinya : Apa guna anak perempuan, jika tidak diperbolehkan bersuami.

Ada rotan ada duri
Artinya : Dalam kesenangan tentu ada kesusahannya

Seperti cecak makan kapur
Artinya : Seseorang yang mengalami kesulitan karena perbuatannya sendiri.

Seperti bunyi gong tengkurap
Artinya : Perkataan yang tidak jelas, sehingga sulit untuk dimengerti oleh orang yang mendengarkan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Duduk Seperti Kucing, Melompat Seperti Harimau

Tiada rotan akar pun berguna jadi
Artinya : Kalau tidak ada yang baik, yang kurang baik pun boleh juga (meskipun kurang baik dapat dipakai juga)

Kepala rebah mata melayang, bantal bangkit main wayang
Artinya : Perempuan yang melakukan kejahatan ketika suaminya lengah.

Seperti bunyi gong pecah
Artinya : Suara yang tidak enak/bagus didengar.

Memegang besi panas
Artinya : Melakukan sesuatu dengan selalu diliputi khawatir dan takut

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Takut Kepada Ular Terkejut Kepada Bengkarung”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *