Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Tali Busur Tidak Selamanya Dapat Diregang

Arti Peribahasa Tali Busur Tidak Selamanya Dapat Diregang

Arti Peribahasa Tali Busur Tidak Selamanya Dapat Diregang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Tali Busur Tidak Selamanya Dapat Diregang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Tali busur tidak selamanya dapat diregang

Orang tidak selamanya bekerja terus-menerus, tetapi mesti ada istirahatnya

Kesimpulan

Arti peribahasa tali busur tidak selamanya dapat diregang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang tidak selamanya bekerja terus-menerus, tetapi mesti ada istirahatnya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tali busur tidak selamanya dapat diregang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Biar kalah sabung asalkan menang sorak
Artinya : Biar harta habis asal hati senang (puas)

Dipukul lutut sakit, direngkuh siku ngilu
Artinya : Berada dalam keadaan yang serba salah.

Umpan seumpan, kail sebentuk
Artinya : Melakukan suatu usaha dengan tidak cukup alat dan syaratnya

Seikat bagai sirih, serumpun bagai serai
Artinya :

  1. Seia sekata
  2. Sehina semalu
  3. Bersama-sama menanggung untung dan rugi atau senang dan derita

Selera bagai taji, tulang bagai sayap
Artinya :

  1. Orang yang berpendirian kuat
  2. teguh.

Luruh upih pergam datang, suruh putih hitam datang
Artinya : Memperoleh hasil yang tidak sesuai dengan yang dihajatkan/diinginkan.

Ibarat beban sudah ke tepi
Artinya : Suatu pekerjaan/perkara/perundingan yang sudah hampir selesai/mencapai sepakat.

Barang dimana pun pantat periuk itu hitam juga
Artinya : Dimana pun juga, kesalahan tetap adalah kesalahan.

Pinang pulang ke tampuk nya
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Sudah cocok benar

Anak mati berkalang bapak, bapak mati berkalang anak
Artinya : Orang yang saling topang-menopang/bantu-membantu dalam segala hal.

Lagi terang, lagi bersuluh
Artinya :

  1. Perbuatan yang pandir/bodoh
  2. mempertanyakan sesuatu yang sudah diketahui banyak orang
  3. menyia-nyiakan tenaga dan uang.

Bergurindam di tengah rimba
Artinya : Menunjukkan kepandaian di depan orang bodoh/orang yang tidak mengerti.

Mati puyuh hendakkan ekor
Artinya : Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai

Minta sisik pada limbat
Artinya : Menghendaki sesuatu yang mustahil tercapai

Masuk ke negeri orang bertanamlah ubi, jangan bertanam tembilang
Artinya : Jika pergi merantau ke negeri asing hendaklah mencari sesuatu yang berguna (harta, ilmu pengetahuan, dsb), janganlah membuang-buang waktu dengan percuma/sia-sia.

Rusak tapai karena ragi
Artinya : Usaha yang gagal karena kurang hati-hati mengerjakannya

Jerat tiada lupa akan balam, tetapi balam lupa akan jerat
Artinya : Sudah lupa akan adanya bahaya, padahal sebenarnya bahaya tersebut masih mengancam/masih ada. (balam = burung tekukur)

Tohok lembing ke semak
Artinya : (perbuatan yang) sia-sia

Mulut manis mematahkan tulang
Artinya : Perkataan yang lemah lembut dapat menyebabkan orang lain tunduk (menurut)

Macam ular kekenyangan
Artinya : Orang yang perutnya buncit, sehingga untuk berjalan pun susah.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tali Busur Tidak Selamanya Dapat Diregang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *