Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Terang Kabut Tenanglah Hari

Arti Peribahasa Terang Kabut Tenanglah Hari

Arti Peribahasa Terang Kabut Tenanglah Hari

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Terang Kabut Tenanglah Hari

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Terang kabut tenanglah hari

Sudah merasa tenang kembali setelah kesusahannya berlalu.

Kesimpulan

Arti peribahasa terang kabut tenanglah hari adalah sudah merasa tenang kembali setelah kesusahannya berlalu.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa terang kabut tenanglah hari, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Apa gunanya bulan terang di dalam hutan, jikalau di dalam negeri betapa baiknya
Artinya : Tidak ada faedahnya menunjukkan kepandaian kepada orang-orang yang tidak dapat menghargainya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ganti Menggantikan Tikar Lepas Bantal Berganti Tikar

Keras ditakik, lunak disudu
Artinya : Segala perintah hendaklah diberikan dengan penuh kebijaksanaan

Seperti pucuk eru, kemana angin yang keras kesana condongnya
Artinya : Seseorang yang tidak berpendirian teguh dan selalu mencari hal-hal yang menguntungkan baginya.

Anak di riba diletakkan, kera di hutan disusui
Artinya : Urusan sendiri ditinggalkan karena mementingkan urusan orang lain.

Ayam beroga kalau diberi makan di pinggan emas sekalipun ke hutan juga perginya
Artinya : Betapa pun senangnya di negeri lain/asing, pasti teringat juga akan negeri asal. (ayam beroga = ayam hutan)

Semak-semak disaingi, rimbun-rimbun ditutuh
Artinya : Memelihara segala sesuatu dengan sebaik-baiknya.

Jikalau tiada dapat dibaiki, jangan pula dipecahkan
Artinya : Jangan memperparah (atau mencela) perkara yang tidak kita ketahui.

Bagai kucing dibawakan lidi
Artinya : Sangat ketakutan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tertumbuk Biduk Dikelokkan, Tertumbuk Hati Dikelokkan

Sedikit hujan banyak yang basah
Artinya : Kecelakaan yang kecil membawa akibat yang besar

Bermain air basah, bermain api letup, bermain pisau luka
Artinya : Tiap perbuatan atau pekerjaan ada akibatnya (risikonya)

Tak timbuh tak melata, tak sungguh orang dikata
Artinya : Bila tidak berbuat jahat, pasti tidak akan ada orang yang mengetahuinya.

Takkan dua kali orang tua kehilangan tongkat
Artinya : Kegagalan yang sama tidak akan sampai dilakukan dua kali jika sudah dipelajari kegagalan yang terdahulu.

Air keruh, limbat keluar
Artinya : Di negeri yang terdapat huru-hara, biasanya orang jahat akan mencari keuntungan.

Sudah terlalu malam, apa hendak dikata lagi
Artinya : Sesuatu yang telah terlanjur mati dan tidak bisa diapa-apakan lagi.

Dibuat karena Allah, menjadi murka Allah
Artinya : Dilakukan dengan maksud baik, tetapi disangka orang kurang atau tidak baik

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tampak Benar Lurah Tak Berbatu, Ijuk Tak Bersagar

Terpanjat di hutan dadap
Artinya : Terperangkap dalam bahaya besar.

Ikan di hulu, tuba di hilir
Artinya : Melakukan perbuatan/pekerjaan yang sia-sia.

Bau malaikat terhempas
Artinya : Sangat harum.

Ikut hati mati, ikut rasa binasa, ikut mata leta
Artinya : Orang yang hanya menuruti hawa nafsunya pada akhirnya akan mengalami kesulitan.

Kalau panjang beri beruas, kalau pendek beri berbuku
Artinya : Suatu pekerjaan itu hendaklah dikerjakan menurut aturannya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Terang Kabut Tenanglah Hari”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *