Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Terbangkit Batang Terendam

Arti Peribahasa Terbangkit Batang Terendam

Arti Peribahasa Terbangkit Batang Terendam

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Terbangkit Batang Terendam

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Terbangkit batang terendam

Terangkat kembali nama-nama yang terlupakan.

Kesimpulan

Arti peribahasa terbangkit batang terendam adalah terangkat kembali nama-nama yang terlupakan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa terbangkit batang terendam, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Darah setampuk pinang
Artinya : Belum berpengalaman.

Santan masak pasu, ampasnya tumpah ke tanah
Artinya : Orang tua yang membeda-bedakan perlakuannya terhadap anak-anaknya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kusut Di Hujung, Lari Ke Pangkal

Karena emas memas, karena padi menjadi
Artinya : Orang kaya bisa mewujudkan apa saja maksud hatinya. (memas = cermat, bagus)

Sudah panas berbaju pula
Artinya : Orang yang sedang dalam keadaan susah bertambah susah karena peristiwa yang menimpanya

Terban bumi tempat berpijak
Artinya : Hilang tempat menggantungkan harapan

Terkilat-kilat bagai katak disemburi
Artinya : Merasa sangat heran/tertegun hingga tidak bisa berbuat apa-apa.

Bagai perian pecah
Artinya : Suara yang sember (tidak merdu)

Benang arang orang jangan dipijak
Artinya : Jangan mencampuri rumah tangga orang lain.

Seperti pinang pulang ke tampuknya
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Sudah cocok

Bagai cembul dapat tutupnya
Artinya : Benar-benar sesuai.

Putus kelikir, rompong hidung
Artinya : Sesuatu yang hendak dikuasai menjadi terlepas sama sekali

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hulu Mujur Pandai Bertenggang Bertengkar, Hulu Baik Pandai Memakai

Garam di laut, asam di gunung bertemu dalam belanga juga
Artinya : Laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya

Besar kayu besar bahan nya
Artinya : Jika penghasilan besar, pengeluarannya pun besar pula

Berjalan selangkah, melihat surut
Artinya : Selalu ingat akan hari kemudian (tidak hanya memikirkan waktu sekarang saja)

Siapa sakit, siapa menyiuk
Artinya : Yang berbuat salah akan merasa jika ada yang menyindir dan sebagainya

Dilihat pulut, ditanak berderai
Artinya : Apa yang kelihatan di luar (pada lahirnya) berlainan dengan keadaan sebenarnya (seperti kelihatannya pandai, sebenarnya tidak tahu apa-apa)

Kadok naik junjung
Artinya : Orang hina (miskin dan sebagainya) merasa mulia (kaya dan sebagainya)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dulu Buah Daripada Bunga, Dulu Duduk Daripada Cangkung

Angguk enggan, geleng ia, unjuk tidak berikan
Artinya : Lain di mulut, lain di hati.

Siapa lama tahan, menang
Artinya : Apabila bekerja dengan tekun dan rajin, tidak tergesa-gesa, lama-kelamaan kerja yang sulit sekali pun akan selesai juga dengan baik

Tiang pandak hendak menyamai tiang panjang
Artinya : Hendak meniru-niru perbuatan orang besar atau kaya, akhirnya diri binasa

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Terbangkit Batang Terendam”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *