Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Tercacak Bagai Lembing Tergadai

Arti Peribahasa Tercacak Bagai Lembing Tergadai

Arti Peribahasa Tercacak Bagai Lembing Tergadai

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Tercacak Bagai Lembing Tergadai

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Tercacak bagai lembing tergadai

Sangat terkesima/tertegun.

Kesimpulan

Arti peribahasa tercacak bagai lembing tergadai adalah sangat terkesima/tertegun.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tercacak bagai lembing tergadai, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kepala ke bawah, kaki ke atas
Artinya :

  1. Bekerja siang dan malam tanpa henti
  2. selalu sibuk.

Umpat dan puji tiada bercerai
Artinya : Waspadalah ketika menerima umpatan maupun pujian.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Inai Tertepung Kuku Tanggal

Ada rupa ada harga
Artinya : Harga barang ditentukan oleh keadaan barang

Usul menunjukkan asal
Artinya :

  1. Kelakuan (budi bahasa) seseorang menunjukkan asal keturunannya
  2. Dari tingkah laku (tabiat) dapat kita ketahui asalnya (tinggi rendahnya derajat dan sebagainya)

Empat sudah bersimpul satu
Artinya : Kesempurnaan yang diperoleh dari empat orang, orang yang berpengetahuan, orang yang berakal/berbudi pekerti, orang yang mahir, dan orang yang rajin.

Bergalah ke hilir tertawa buaya, bersuluh di bulan terang tertawa harimau
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Tampuk nya masih bergetah
Artinya : Masih cukup penghidupannya

Kalau bukan rezeki, di mulut lari ke luar
Artinya : Rezeki yang belum dapat ditentukan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Laba Tertinggal, Harta Lingkap

Yang berpayung yang ditembak
Artinya : Orang yang berkuasalah yang dijadikan sebagai tempat untuk meminta pertolongan.

Baling-baling di atas bukit
Artinya :

  1. Pendirian yang tidak tetap
  2. goyah. (baling-baling = penunjuk adanya angin)

Bagai nakhoda kasap, hujung hilang, pangkal lesap
Artinya : Berbelanja dengan tidak tentu dalam melakukan suatu pekerjaan.

Bagai bulan kesiangan
Artinya : Pucat dan lesu

Laksana janda baru bangun tidur
Artinya : Perempuan yang benar-benar cantik.

Tak berasak lenggang di ketiak
Artinya : Tidak ada perubahan sama sekali.

Ambil pati, buangkan ampas
Artinya : Yang baik digunakan, yang tidak baik dibuang.

Dikulum menjadi manikam, dimuntahkan menjadi sekam
Artinya : Lebih baik diam daripada terlalu banyak membicarakan hal yang tidak diketahui akar permasalahannya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dahan Pembaji Batang

Hidung seperti dasun tunggal
Artinya :

  1. Bentuk hidung yang bagus, bulat di muka dan lancip ke belakang
  2. Mancung

Seperti beras lembab, dijual tak laku, ditanak tak mual
Artinya : Sesuatu yang tidak/kurang berharga.

Api padam puntung hanyut
Artinya : Sudah habis (tamat) benar-benar

Sekali lancing ke ujian, seumur hidup orang tak percaya
Artinya : Sekali berbuat jahat, seumur hidup orang tidak akan percaya padanya lagi.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tercacak Bagai Lembing Tergadai”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *