Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Tiada Akan Licin Katak Puru Walaupun Berhujan Sekalipun

Arti Peribahasa Tiada Akan Licin Katak Puru Walaupun Berhujan Sekalipun

Arti Peribahasa Tiada Akan Licin Katak Puru Walaupun Berhujan Sekalipun

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Tiada Akan Licin Katak Puru Walaupun Berhujan Sekalipun

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Tiada akan licin katak puru walaupun berhujan sekalipun

Orang yang buruk rupa, meskipun berpakaian mahal tetap saja terlihat buruk.

Kesimpulan

Arti peribahasa tiada akan licin katak puru walaupun berhujan sekalipun adalah orang yang buruk rupa, meskipun berpakaian mahal tetap saja terlihat buruk.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tiada akan licin katak puru walaupun berhujan sekalipun, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ingat Sebelum Kena, Berhemat Sebelum Habis

Kepak singkat, terbang hendak tinggi
Artinya : Kemampuan sedikit, cita-cita tinggi

Kalau baik buat tauladan, kalau tak baik buat sempadan
Artinya : Cari baiknya dan buang buruknya.

Kalau tak ada berlela, baiklah mereka
Artinya : Jika tidak ada daya/upaya, maka terimalah nasib.

Satu biduk nahkoda dua
Artinya : Bila dalam satu perusahaan/perkumpulan terdapat dua orang pimpinan tertinggi, pasti akhirnya tidak beres.

Bagai anjing tersepit di pagar
Artinya : Mudah menimbulkan suatu hal yang buruk kalau diperdekatkan.

Ada bukit, ada paya
Artinya :

  1. Ada baik, ada jahat
  2. ada miskin, ada kaya.

Tali di dalam bungkusan, digerek tikus apa gunanya
Artinya : Seorang anak perempuan atau gadis pingitan yang melakukan suatu kesalahan secara diam-diam.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sebusuk-busuknya Telunjuk, Telunjuk Juga Mencolek Tahi Mata

Dilihat pulut, ditanak berderai
Artinya : Apa yang kelihatan di luar (pada lahirnya) berlainan dengan keadaan sebenarnya (seperti kelihatannya pandai, sebenarnya tidak tahu apa-apa)

Ikan di hulu, tuba di hilir
Artinya : Melakukan perbuatan/pekerjaan yang sia-sia.

Bagai ayam dibawa ke lampok
Artinya : Keheranan melihat sesuatu

Air yang jernih, sayak yang landai
Artinya : Segala sesuatu berlaku dengan adil dan benar. (sayak = tempurung kelapa)

Runding banyak nan disebut
Artinya : Memperbanyak perundingan/negosiasi dalam mengambil keputusan.

Beroleh badar tertimbakan
Artinya : Mendapat keuntungan yang tidak di- sangka-sangka

Angguk-angguk balam
Artinya : Bisa mengatakan tetapi belum tahu apa yang harus dikerjakan.

Lesung mencari antan
Artinya : Perempuan yang sedang mencari lelaki. (antan = alu)

Cakapan sejengkal dibawa sehasta
Artinya : Berlebihan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Akan Memikul Tiada Berbahu, Akan Menjunjung Kepala Luncung

Ada batang, cendawan tumbuh
Artinya : Tiap-tiap negeri memiliki undang-undang dan resamnya masing-masing.

Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah, siapa menyuruk, siapa bungkuk
Artinya :

  1. Orang yang berkeras hendak berbuat sesuatu, dialah harus menanggung kesukarannya (kerugiannya dan sebagainya)
  2. Pekerjaan yang terburu-buru itu kelak merugikan juga

Memancing dalam belanga
Artinya : Mencari keuntungan dalam lingkungan keluarga (kawan sendiri)

Tak berkain sehelai benang
Artinya : Serba kekurangan/melarat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tiada Akan Licin Katak Puru Walaupun Berhujan Sekalipun”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

5 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *