Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia

Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia

Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Tidaklah gajah dapat ke tangan manusia

Tidak ada sesuatu yang mustahil, jika mau dan berani usaha.

Kesimpulan

Arti peribahasa tidaklah gajah dapat ke tangan manusia adalah tidak ada sesuatu yang mustahil, jika mau dan berani usaha.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tidaklah gajah dapat ke tangan manusia, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Biduk Tiris Menanti Karam

Celaka tiga belas
Artinya : Sangat malang/sial.

Searah bertukar jalan
Artinya : Sama maksudnya, tetapi berlainan cara mencapainya

Cerdik bagai ekor kerbau
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan yang dapat merugikan diri sendiri.

Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam
Artinya : Tidak enak makan dan minum (karena terlalu sedih dan sebagainya)

Seperti gajah putih ditambat
Artinya : Merasa susah karena menanggung kesengsaraan orang lain.

Bagai tulisan di atas air
Artinya : Memberikan nasihat dan ajaran yang sia-sia.

Bagai tunggul dihias
Artinya : Buruk rupa.

Berpaut sehasta tali
Artinya : Tidak dapat berbuat sekehendak hati/semaunya.

Air setitik dilautkan, tanah seketul digunungkan
Artinya : Membesar-besarkan perkara yang kecil.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Karam Kampar Oleh Kuantan

Bagai aur bergantung ke tebing, bagai tebing bergantung ke aur
Artinya : Menyerahkan diri kepada nasib.

Seperti harimau kena kucing pekak
Artinya : Orang yang marah, tetapi takut karena bahaya akan datang.

Perahu papan bermuat intan
Artinya : Sesuatu yang tidak layak diperjodohkan

Ke mana tumpah kuah, kalau tidak ke nasi
Artinya : Segala sesuatu itu akan kembali ke asalnya, meskipun hanya sedikit.

Lebih baik berputih tulang daripada berputih mata
Artinya : Lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat.

Laut madu berpantaikan sakar gula
Artinya : Perkataan yang manis keluar dari mulut orang yang baik rupanya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Yang Benar Bawa Lalu, Yang Salah Bawa Surut

Menaikkan air ke gurun
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sukar sekali

Bagai air di daun talas
Artinya : Selalu berubah-ubah (tidak tetap pendirian)

Neraca berbatu intan
Artinya : Hukuman yang sangat adil.

Menghambat kerbau berlabuh
Artinya : Mencegah sesuatu yang akan mendatangkan keuntungan atau kesenangan kepada orang

Tampuk bertangkai
Artinya : Ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yang kuat

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *