Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Utang Samir Belum Selesai, Hutang Kajang Tumbuh Pula

Arti Peribahasa Utang Samir Belum Selesai, Hutang Kajang Tumbuh Pula

Arti Peribahasa Utang Samir Belum Selesai, Hutang Kajang Tumbuh Pula

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Utang Samir Belum Selesai, Hutang Kajang Tumbuh Pula

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Utang samir belum selesai, hutang kajang tumbuh pula

Hutang yang dulu/sebelumnya belum dibayar, tetapi kini sudah berhutang lagi.

Kesimpulan

Arti peribahasa utang samir belum selesai, hutang kajang tumbuh pula adalah hutang yang dulu/sebelumnya belum dibayar, tetapi kini sudah berhutang lagi.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa utang samir belum selesai, hutang kajang tumbuh pula, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Rendah dianjung tinggi, kecil diambak besar
Artinya : Setiap bawahan harus menghormati dan mematuhi perintah atasannya.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Kurang-Kurang Bubur, Lebih-Lebih Sudu Sudu Yang Lebih

Jika salah sebatang dicabut, salah serumpun dibongkar, salah separuh dirambah
Artinya : Hukuman haruslah dijatuhkan menurut besar kecilnya kesalahan yang dilakukan.

Bunga dipetik perdu ditendang bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki
Artinya : Hanya mau mengambil keuntungan saja (misal istri dikasihi, mertua dibenci)

Rindu jadi batasnya maka manis tak jadi cuka
Artinya : Jangan terlalu mesra bergaul dengan seseorang sebab pergaulan seperti itu kerap kali menimbulkan dendam kesumat

Menyinggung mata bisul orang
Artinya : Mengenai apa yang paling sakit (peka) bagi seseorang

Setolok bagai gelang, setempa bagai cincin
Artinya : Perihal suami isteri yang sangat sepadan/cocok.

Laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan
Artinya :

  1. Lebih banyak mengindahkan urusan orang lain daripada urusan sendiri
  2. Orang lain ditolong, tetapi keluarga sendiri ditelantarkan
Baca Juga :  Arti Peribahasa Macam Anak Dara Tak Datang Tunangnya

Alang berjawab, tepuk berbalas
Artinya : Baik dibalas dengan baik, jahat dibalas dengan jahat

Untung bagai untung kapas
Artinya : Orang yang banyak penanggungannya.

Itik berenang di laut air, mati kehausan
Artinya : Menderita kesusahan karena tidak dapat (atau tidak mendapat kesempatan) memanfaatkan kekayaan yang ada

Susu di dada tak dapat dielakkan
Artinya : Apa yang telah digariskan oleh Tuhan tidak akan dapat ditolak manusia.

Asing maksud, asing sampai
Artinya : Tidak sesuai dengan yang diharapkan

Alah (kalah) membeli, menang memakai
Artinya : Biarpun harganya mahal, tetapi dapat dipakai lama karena mutunya baik

Seperti kersik di pulau
Artinya : Mendapatkan rezeki yang berlimpah.

Berketuk ayam dalam telur
Artinya : Orang bodoh yang turut merundingkan suatu perkara yang tidak diketahuinya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Cekur Jerangau, Ada Lagi Di Ubun-Ubun

Tiada terempang peluru oleh ilalang
Artinya : Kehendak orang yang berkuasa tidak akan dapat ditahan oleh orang yang lemah.

Selera bagai taji, tulang bagai kanji
Artinya : Malas bekerja, tetapi banyak meminta.

Semut gatal gonggong gunung, bagaimana dunia takkan sunyi
Artinya : Melakukan sesuatu yang aneh/tidak wajar.

Anak harimau jangan dibela pelihara
Artinya : Jangan berbuat baik dengan orang yang suka berbuat jahat.

Makan keringat orang
Artinya : Mengecap kesenangan dengan cara memeras orang lain.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Utang Samir Belum Selesai, Hutang Kajang Tumbuh Pula”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *