Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Waktu Garuda Dikalahkan Ular

Arti Peribahasa Waktu Garuda Dikalahkan Ular

Arti Peribahasa Waktu Garuda Dikalahkan Ular

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Waktu Garuda Dikalahkan Ular

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Waktu garuda dikalahkan ular

Perihal zaman antah-berantah dalam dongeng.

Kesimpulan

Arti peribahasa waktu garuda dikalahkan ular adalah perihal zaman antah-berantah dalam dongeng.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa waktu garuda dikalahkan ular, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Cupak berkeesaan
Artinya : Keadilan dalam penegakan hukum baru bisa diperoleh apabila sudah cukup mendapatkan keterangan (termasuk proses pemeriksaannya).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Gajah Harimau Di Hutan Hendak Diburu, Pijat-pijat Di Bantal Tak Dapat Dihapuskan

Lengan seperti sulur bakung
Artinya : Lengan yang halus di ujung, besar di tengah, dan bulat di pangkalnya

Hendak melangkah kaki pendek, hendak mencapai tangan tak sampai
Artinya : Ingin melakukan suatu pekerjaan tetapi tidak berdaya.

Bersaksi ke lutut
Artinya : Menjadikan sahabat (sanak saudara sendiri) sebagai saksi

Belakang parang lagi kalau diasah niscaya tajam
Artinya : Biar bodoh sekalipun, kalau belajar dengan bersungguh-sungguh, niscaya akan menjadi pandai.

Enau mencari sigai
Artinya : Perempuan yang mencari lelaki.

Sedikit bicara banyak bekerja
Artinya :

  1. Lebih baik buktikan dalam hal pekerjaan daripada terlalu banyak berbicara
  2. orang yang mapan dalam melakukan suatu pekerjaan tetapi tidak banyak bicara.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Manis Laksana Gula Sarawak

Sehina semalu
Artinya :

  1. Seia sekata
  2. Senasib

Air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga
Artinya : Biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya

Bagai kambing menanduk bukit, tanduk patah bukit tak runtuh
Artinya : Pekerjaan yang sia-sia dan justru mendatangkan kerugian/bencana.

Bagai haruan di dalam tuar
Artinya : Tidak tetap keadaannya karena sakit atau susah

Tiba di rusuk menjeriau
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Sudah kena benar (tentang jawaban dan sebagainya)

Berendam sesayak air, berpaut sejengkal tali
Artinya : Hidup serba kekurangan

Harimau mati karena belangnya
Artinya : Mendapat kecelakaan karena memperlihatkan keunggulannya

Mengepit kepala harimau
Artinya : Menakut-nakuti orang lain

Bagai menjaga permata intan ketika dicanai
Artinya : Kasih sayang yang tiada taranya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Membangkitkan Bangkai Ular

Menyandang lemang hangat orang
Artinya : Menderita akibat perbuatan orang lain

Bercintakan geliga di mulut naga
Artinya : Mengharapkan sesuatu yang mustahil.

Gemuk membuang lemak, cerdik membuang kawan
Artinya : Tidak mau menolong atau bergaul dengan keluarganya

Seperti menangkap ikan dalam belanga
Artinya : Sesuatu yang sudah pasti akan didapat

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Waktu Garuda Dikalahkan Ular”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *